LDR [Suga BTS]

557 14 0
                                        

"Haneul tolong ketik ini dan serahkan pada ku sore nanti, ini sangat daedline"
"Haneul, dokumen yang kau cari kemaren diletakkan dimana?"
"Haneul, ketikan yang ini salah, kau harus ulangi"
"Haneul...."
"Haneul...."
"Haneul..."

Haneul POV
Aku menatap jam yang melingkar di tangan kiri ku. Sekarang masih pukul 11 tapi, pekerjaan sudah sangat banyak.

Namaku Jung Haneul. Aku bekerja di sebuah perusahan swasta di daerah Daegu. Sebenarnya aku berasal dari Seoul, tapi aku ditempatkan di cabang Daegu.

Aku baru 6 bulan tinggal di sini, sendirian, tanpa saudara, beruntung ada Hyemin, teman semasa kuliah, walaupun dulu kami tidak akrap. Aku berbagi kamar dengan nya, dia sangat mandiri, berbeda dengan ku yang cengeng, setiap malam selalu menangis.

"Jarak Seoul dan Daegu hanya 300 KM Haneul, jangan menangis seperti kota itu terletak di sudut dunia yang jauh"

Kata-kata Hyemin yang selalu dia ucapkan kalau melihatku menangis. Bagaimana tidak menangis, setiap hari disuguhkan dengan pekerjaan yang sangat banyak, hanya ada waktu 1 jam untuk istirahat dan ditambah lagi libur yang hanya sekali seminggu. Biasanya setiap pagi sudah ada sarapan di meja, sekarang harus membuatnya sendiri. Biasanya ada namja yang mengantar jemput, sekarang harus naik bus.

~~~

Author POV

Haneul terus menatap layar ponselnya, seperti menunggu sesuatu. Wajahnya cemberut, rambutnya yang masih basah karna habis mandi dibiarkan tergerai kusut, tempat bekas makan jjajangmyonnya pun masih ada di meja kecil dekat kasurnya.

"Aku gila, gila lagi~~"

Hyemin berkata sambil sedikit bersenandung, tatapannya tertuju pada ponsel yang dia mainkan. Haneul yang mendengar semakin menceberutkan wajahnya, dia tau kalau Hyemin mengejeknya.

"Oh cintaaa, kenapa kau begini~~"

Hyemin bersenandung lagi sambil tangannya ditegadahkan ke atas.

Bugh

Sebuah bantal mendarat di kepala Hyemin.

"Cintaku, kau membuat ku gila dan hampir membunuh temannya sendiri"
Hyemin mengembalikan bantal Haneul dengan lemparan yang cepat, beruntung hanya mengenai dinding di belakang Hanuel. Haneul mencibir kepada Hyemin karna bantal itu tidak mengenainya.

Bukan tanpa sebab yeoja bertubuh kecil itu mencemberutkan wajah. Dia menunggu telfon dari seseorang sejak kemaren.

Seoul, Distrik Gwangjin
22:45

Malam semakin larut namun masih banyak muda mudi berkeliaran, daerah yang terletak di tepi utara sungai Han ini merupan rumah bagi 3 Universitas, tidak heran jika masih banyak muda mudi yang berkeliaran.

Disebuah cafe yang tak jauh dari Universitas Konkuk, sangat ramai dipadati orang yang mayoritas adalah mahasiswa.

"Chogiyo, kita tambah 4 botol lagi" teriak seorang namja.

"Ini yang terakhir, kalian sudah terlalu banyak minum, aku tidak mau ambil resiko karna kalian" kata namja yang meletakkan 4 botol soju di meja yang berisi 4 namja.

"Jangan marah hyung, besok kita tidak ada kuliah, jadi tidak apa-apa" jawab salah satu namja bernama Jimin.
"Ne hyung, lebih baik kau duduk bersama kami, biarkan pekerja mu yang lain mengambil pesanan" ajak namja lain yang bernama Jungkook.
"Kalian benar-benar mabuk, aku ambil lagi ini"
"Ani..ani.. jangan Suga hyung, tinggalkan ini, jika kau tidak mau menerima tawaran Jungkook, silahkan pergi saja, tinggalkan ini disini" namja berambut coklat bernama Hoseok memeluk botol sojunya, tidak ingin diambil lagi oleh Suga.

FF BTSStories to obsess over. Discover now