Tahun 2008
Saat itu aku duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar. Setiap siang pulang sekolah, ada dua bocah, yang satu laki-laki, satunya perempuan. Mereka berdua boncengan pake sepeda warna merah. Setiap kali lewat depan rumah, bocah laki-laki itu selalu teriak-teriak. Aku sampai berpikir orang itu tak waras. Tapi saat mereka tak lewat rumahku rasanya sepi, ada yang kurang. Dan itu adalah ungkapan tidak masuk akal untuk bocah kelas 2 sekolah dasar.
Namun, bagaimana pun aku tetap menyukai teriakan itu.
ESTÁS LEYENDO
Cerita yang Tak Pernah Selesai
RomanceKamu adalah kata yang melengkapi makna, ka, dan kamu tidak bisa berkata apapun untuk pergi lagi dariku.
