Sekitar 2 bulan yang lalu, saya sebagai owner mengundang Mbak Yoana ke grup chat line Ruang Imajiner Wattpad. Kami saling sharing dan tanya jawab dengan Mbak Yoana. Pokoknya seru deh!
Sekadar informasi, Yoana Dianika adalah penulis berkebangsaan Indonesia. Beliau aktif menulis novel bergenre horor dan romance pada Gagas Media, Penerbit Bukune, Bentang Pustaka, Grasindo, dan Penerbit Tiga Serangkai. Mbak Yoana mengawali kariernya sebagai penulis bergenre science fiction dan fantasi.
Oke, langsung simak aja yuk obrolan interview kami dengan Mbak Yoana Dianika!
***
Interview with
Yoana Dianika
by: Ruang Imajiner Wattpad
Menurut pandangan Mbak sendiri, menulis adalah...?
Y: Menulis adalah membentuk sendiri dunia ideal yang kamu inginkan #tsah xD. Tapi, bagi saya memang begitu. :D
Apakah ada penulis yang Mbak Yoana kagumi dan menginspirasi tulisan Mbak?
Y: Dikagumi ada, untuk menginspirasi tulisan bingung mau dijawab gimana. Karena sering baca lintas genre, jadinya gaya penulis-penulis kesukaan nyampur jadi satu di kepala. Sejauh ini suka sama J.K.Rowling dan R.L. Stine untuk novel, dan untuk manga ada CLAMP plus Hajime Isayama. :D
Apa yang memotivasi Mbak menulis berbagai cerita dengan genre yang bermacam-macam?
Y: Aslinya saya suka tantangan dan belajar hal baru, menulis dengan berbagai genre salah satu hal yang bisa digunakan untuk belajar, juga mengukur kemampuan diri sendiri.... (*•ω•)ノ~♫
Bagaimana cara Mbak Yoana mendeskripsikan latar secara apik dan menggambarkan deskripsi agar terkesan nyata?
Y: Selalu butuh foto, juga kalau bisa sudah pernah ke sana. Kalau ada tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi, sebisa mungkin komunikasi dengan yang tinggal atau pernah berkunjung ke tempat tersebut. Jadi, kalau ada yang daerahnya pengin dijadikan setting, sila direkomendasikan. Selalu suka tempat-tempat baru yang masih asing dan jarang diambil di novel-novel yang sudah ada. ^^
Kesulitan apa saja yang Mbak Yoana alami ketika menulis cerita bergenre horor? Selain itu, apakah Mbak melakukan riset terlebih dahulu?
Y: Sejauh ini suka nulis horror karena horror-horror yang saya tulis sampai sejauh ini risetnya yang paling berkesan, sebagian besar malah berdasar pengalaman sendiri. Kesulitan yang dialami waktu nulis horor: diganggu sama begituan 😭. Jadi pas mau nulis, kudu kenceng doanya biar bisa selesai dengan 'aman'.
Pernahkah Mbak merasa bahwa tulisan Mbak kurang diminati pembaca?
Y: Pernah. Akan tetapi, semakin ke sini semakin paham bahwa misal merasa naskah kurang diminati di sini, ternyata antusiasnya di negara lain (dalam hal ini Malaysia) besar... mungkin hanya masalah perspektif. (XD)
Bagaimana pendapat Mbak mengenai pandangan orang bahwa penulis itu penyendiri?
Y: Antara iya dan tidak. Kalau dari saya, ketika riset butuh banget ngobrol sama banyak orang. Pengalaman nyata adalah hal terbaik yang bisa ditulis. Iyanya, saya akan konsentrasi penuh sampai kadang lupa ngapa-ngapain waktu sudah mulai mengeksekusi naskah. XD
Menurut Mbak Yoana, adakah kesamaan antar penulis yang berbeda genre?
Y: Kesamaan sedikit banyak ada, terutama ketika menyusun plot biasanya akan berangkat dari kerangka yang sama: prologue, bab, epilogue. Bedanya, apa yang didalami oleh penulis yang khusus menspesifikasikan dalam satu genre pasti tidak sama. Misal, ranah bacaan penulis fantasi pasti beda dengan yang khusus di bidang misteri.
ESTÁS LEYENDO
Wawancara dengan Penulis
De TodoHasil wawancara antara Rumajiner (dulunya bernama Tinker Wattpad Club) dengan berbagai penulis.
