Prolog

183 13 7
                                        

Seoul Universitas
17.45

Byun Baekhyun seorang yeoja jurusan Desain Interior keluar dari kampus dengan senyum lega di wajahnya. Hari ini Baekhyun pulang lebih lama karena dosen yang tiba-tiba mengubah jadwal.

Baekhyun berjalan keluar kampus dengan bersenandung ria.
"Woaaa... Kyeoppta" Monolog Baekhyun ketika ia melihat langit yang sudah berwarna ungu kemerahan.

Baekhyun berlari kecil menuju taman di depan kampus agar ia bisa bebas melihat senja tanpa terhalang atap.
Dengan posisi berdiri dan mata yang berbinar menatap senja Baekhyun menarik semua rambut panjangnya ke belakang dan mengucirnya cempol.

"Ehem..." Seorang namja berdehem dengan berdiri bersender di samping mobil hitam gagah yang berada tak jauh dari Baekhyun.

Baekhyun mencari asal suara itu, lalu mengangguk paham karena dugaannya bahwa ada seseorang yang mengamatinya itu benar.

Baekhyun mengampiri namja berkacamata itu dengan senyum manis. Rasanya lelah yang menghantui beberapa jam tadi sudah hilang begitu saja ketika ia melihat Park Chanyeol kesayanganya.

"Nado" ucap Chanyeol yang membuat Baekhyun kebingunan.

"Aku tau kau akan mengucapkan aku merindukanmu" imbuh Chanyeol dengan nada menggoda dan percaya diri.

"Arraseo.." tambah Chanyeol meyakinkan dengan menganggukan kepalanya. Tanpa pikir panjang Baekhyun langsung memukul lengan kekar Chanyeol dengan keras lalu mereka berdua terkekeh bersama.

"Aku membencimu,Park" akhirnya Baekhyun mengeluarkan tiga patah kata dengan lemas setelah ia mencoba diam tidak menladeni tingkah Chanyeol.

"Aku juga mencintaumu, Byun" Balas Chanyeol dengan mencubit gemas hidung mancung Baekhyun

Tbc

KAFEINDonde viven las historias. Descúbrelo ahora