Episode 1 - Intro

88 6 1
                                        

Terlihat seorang pemuda dengan surai cokelat yang tampak terburu keluar dari kamarnya. Ia menuruni anak tangga dan sedikit berlari kecil menuju pintu depan.

"Van, kau mau kemana?" tanya seorang pemuda dengan surai blonde, wajahnya terlihat ceria dan antusias akan jawaban apa yang diberikan pemuda bersurai cokelat bernama Kiryuin Van.

"Nagi, aku mau ke Tokyo Hall! Aku harus segera ke sana, karena Adikku hari ini sedang konser, dan aku sudah berjanji! Aku lupa, makanya aku sedang terburu," balasnya dan melambaikan tangan ke Nagi Mikado salah satu partnernya di HE☆VENS.

"Areeee~ Rion hari ini konser?! hwaaa aku ikut, Van!" balasnya yang menyusul Kiryuin Van keluar dari apartment mereka. Sedangkan seorang pemuda surai cokelat dengan kacamata yang duduk manis di sofa sedari tadi hanya bisa menghela napas pelan.

"Kebiasaan buruk dari Kiryuin Van, melupakan konser adiknya, padahal konsernya juga di tayangkan di televisi secara live," gumam Eiichi Otori sang leader dari HE☆VENS yang kini sudah menyalakan televisi di depannya.

[°NOT BAD?!°]

Sedangkan di lain tempat, lebih tepatnya di Tokyo Hall. Tempat dimana sebuah konser dari Band MOONS berada, terlihat seorang pemuda dengan surai perak berkacamata hitam duduk di bangku VIP. Hari ini pemuda itu sedang menemani temannya yang menyukai band ini. Tak hanya teman tetapi kouhai di agencynya juga menyukai band ini.

Bagaimana bisa pemuda perak itu juga disini, itu semua karena teman bersurai cokelatnya, lebih tepatnya Reiji Kotobuki sudah menggeretnya ke sini. Tak hanya Reiji yang berada disini, Ittoki Otoya, Nanami Haruka, Cecil Aijima, Natsuki Shinomiya, Syo Kurusu, dan Ai Mikaze juga ada disini. Membuat dirinya hanya bisa pasrah.

Ya, Ranmaru Kurosaki hanyalah pemuda yang dipaksa untuk datang ke sebuah konser Band MOONS yang terlahir dari Raging Entertainment. Hal itu pulalah yang juga membuat Ranmaru penasaran akan konser hari ini.

"Ne.. Ne.. Ranran, bagaimana kau suka ikut ke sini?" tanya Reiji kepada Ranmaru yang masih menatap ke arah panggung.

"Konsernya saja belum mulai, bagaimana aku bisa tahu, Reiji" balasnya bernada datar.

"Heee.. Kau benar juga ya, tapi Ranran sebentar lagi akan dimulai. lihatlah, kau pasti akan menyukai penampilan mereka," ucap Reiji dengan riang dan pemuda itu kini ikut bersorak seperti penonton yang lainnya.

Suasana yang terang dan riuh akan suara orang-orang yang menonton pun mulai sedikit menggelap secara perlahan, suara dalam hall pun semakin ramai. Terdengar jika orang-orang tengah memanggil nama sang vocalis.

"Rion.. Rion.. Rion!! Rion! Rion!! Rion!! MOONS!!!! Whoaaaaa.." suara yang ramai membuat Ranmaru melepas kacamata hitamnya dan ia semakin penasaran. Hingga terdengar suara petikan gitar yang dilanjut iringan musik lainnya memenuhi ruangan dalam Hall. Dan dari sana mulai terdengar suara lantunan nyanyian dari sang vocalis, menggema ke seluruh Hall.

Doro darake yo najimenai tokai de
Onaji you ni waraenai utsumuite aruita no
Isogiashi de surechigau hitotachi
"yume wa kanaimashita ka?" atashi mada mogaiteru

Kodomo no koro ni modoru yori mo
Ima wo umaku ikite mitai yo
Kowagari wa umaretsuki

Hi no ataru basho ni dete ryoute wo hirogete mita nara
Ano sora koete yukeru kana? Nante omotta n' da
Tobidatsu tame no tsubasa sore wa mada mienai
Kantan ni ikanai kara ikite yukeru

Ranmaru yang mendengarnya pun sedikit terhenyak akan suara dan musik yang ia lihat saat ini.
"Perempuan? Vocalisnya perempuan, oi.. Reiji,"

"Nani, Ranran? Kau terkejut dengan vocalis dari MOONS? dia memang seorang perempuan tomboy, Riochan memang kakkoi, deshou!"

NOT BAD?!Stories to obsess over. Discover now