hari ini hari pertamaku masuk sekolah SMA. Namaku amalia halim, anak SMA pada umumnya yang pada hari pertama hanya membawa beberapa buku tulis kosong dan bulpen. kelasku x-1, kelas paling pojok. perkenalan berjalan dengan lancar, dan di sebelahku duduk cewek cantik namanya Ayana puspita. "Amalia" aku mengenalkan diriku padanya. "Ayana," jawabnya sambil menyodorkan tangannya padaku. aku meraihnya dan kami bersalaman. aku bukan orang yang supel, jadi selama hari pertama itu aku hanya diam saja sambil mencoba memahami apa yang dikatakan wali kelas di depan. sesekali aku melihat Ayana, dia sibuk menuliskan sesuatu di buku tulisnya yang masih kosong. rajin banget, pikirku. aku kembali melihat ke arah wali kelas. setelah melalui hari yang panjang dengan jam kosong di hari pertama, bel pulang sekolah akhirnya berbunyi. aku mengemasi buku-bukuku. kulihat Ayana menggosok-gosok matanya. "bangun tidur?" tanyaku. Ayana melihatku lantas terseyum, "enggak, kelilipan" jawabnya. kami berjalan bersama keluar sekolah. "kamu dijemput lia?" tanyanya. aku menggeleng, "jalan kaki aja, deket ini." lagi-lagi Ayana tersenyum "sama, ayok bareng." dan tanpa kami ketahui, ternyata rumah kami dekat, cuma beda satu gang. akhirnya sejak saat itu kami memutuskan untuk berteman baik.
