" Kau selalu ada disaat aku terpuruk, kau selalu bisa membuatku percaya diri.. Dan kau adalah satu satunya yang bisa menyembuhkanku dari keterpurukan ini "
Byun Baekhyun.. Lelaki tampan dengan sejuta kelebihan yang ia miliki ternyata hidupnya tidak seperti yang banyak orang ketahui. Lelaki yang kerap di sapa Baekhyun ini adalah seorang Tentara berpangkat Kopral yang disegani masyarakat karena sikapnya yang ramah juga pemberani. Tak pelak banyak wanita dari berbagai kalangan datang secara langsung meminta menjadi kekasihnya. Namun, Baekhyun menolak dengan hanya satu alasan.
Alasan yang membuat hatinya selalu dilanda kerinduan..
Yaitu,
Ia masih mencintai wanita yang sudah menghilang setahun ini.
Meskipun kenyataannya seperti itu, Baekhyun tetap bersikeras mengatakan bahwa kekasih yang sudah ia kencani selama 2 tahun itu akan segera kembali kedalam pelukannya.
Baekhyun berjalan memasuki Caffe dengan pakaian yang masih lengkap. Saat ini ia sudah berada di tempat yang sering ia kunjungi sendiri seperti biasanya selama setahun terakhir. Setiap tanggal 18 Baekhyun selalu menepati janji untuk menunggu wanita yang dicintainya di salah satu Caffe bersejarah baginya.
Baekhyun menyeruput Bubble Tea sembari menatap jalan dari jendela, atensinya memikirkan wanita bernama Ahn Raena, berharap wanita yang menjanjikannya setahun terakhir untuk bertemu di tempat ini akan datang.
" Baek-ah.. Kau masih rutin menunggunya disini " Baekhyun mengalihkan pandangannya setelah mendengar suara lembut yang membuyarkan lamunannya
" aku salut padamu " ucap wanita berparas cantik yang kini sudah duduk di depan Baekhyun, lelaki itu hanya mengangguk dengan senyum samar
" Bagaimana kalau kita makan bersama ? " tanya Jiyeon wanita yang berstatus sahabat Baekhyun dan juga sahabat dari kekasihnya, Baekhyun tersenyum lebar kala mendapati Jiyeon yang langsung memesan tanpa persetujuannya.
Jiyeon selalu bisa membuatnya tersenyum lebar hanya dengan hal sekecil ini.
" Kau semakin tampan.. " puji Jiyeon di sela sela makan
Baekhyun terkekeh " Ya.. Apalagi dengan pangkatku saat ini "
" Tsk.. Kau selalu mengandalkan pangkatmu itu Byun " Jiyeon mencebikkan bibirnya kesal, Baekhyun terkekeh mendapati wajah cemberut sahabatnya itu yang menurutnya sangat menggemaskan, tanpa sadar Jiyeon mengangkat kedua sudut bibirnya tipis melihat lelaki dihadapannya bisa tertawa kecil seperti itu.
Dan alasannya karena dirinya.
" Ji-ah.. Ini hari terakhirku di Seoul " ucap Baekhyun dengan raut kekecewaan, Jiyeon tau Baekhyun masih mengharapkan kekasihnya datang.
" eoh? Apa aku bertanya ? " tanya Jiyeon membuat lelaki bermarga Byun itu kesal, sebenarnya ia hanya tidak ingin Baekhyun terpuruk seperti ini
" Bisakah kau mendengarkanku? Aku sedang serius tau " ucapnya mencebikkan bibirnya kesal lalu mengalihkan pandangannya ke luar
" Yak! Byun Baekhyun.. Apa kau tidak bisa bercanda? Umurmu sudah hampir 28 tahun dan kau tersinggung dengan hal seperti ini? Omoo.. Mengapa aku bisa memiliki teman sepertimu.. " racau Jiyeon, wanita ini sangat senang mengerjai sahabatnya itu. Menurutnya dibalik sifat Baekhyun yang menawan, dan tegas saat bertugas Baekhyun tetaplah Baekhyun yang memiliki sifat kekanakan.
" Bisakah kau tidak usah menceramahiku? Kau tau Jiyeon, setiap kali kau mendumel seperti itu rasanya aku ingin menyumpal mulutmu dengan senjataku " lagi lagi Jiyeon hanya tertawa dengan reaksi Baekhyun yang berlebihan, Baekhyun menghela nafasnya kasar namun disatu sisi saat melihat Jiyeon tertawa lepas seperti itu ada rasa yang membuatnya hangat.
YOU ARE READING
EXO ONE SHOOT
FanfictionKumpulan one shoot member EXO 😊 Hanya sebagai hiburan semata untuk mengisi waktu luang .. 😊 so happy enjoyed 😉 Baku dan non baku
