Prolog

174 22 0
                                        

Seorang Yeoja tengah berbaring di ranjang rumah sakit yang menurutnya sangat membosankan.Ia dirawat dirumah sakit karena menderita penyakit kanker otak stadium 3.Ia divonis oleh dokter sekitar 6 bulan yang lalu,sudah berbagai cara ia lakukan untuk menyembuhkan penyakit yang sudah menyiksanya selama 6 bulan ini mulai dari Kemoterapi rutin,minum vitamin dll tapi hasilnya sama saja.Tak ada perubahan tentang kondisi tubuhnya kini ia tengah melamun sesekali ia mengusap air matanya yang dari tadi terus jatuh.

"Sejeong"panggil seorang yeoja yang diketahui bernama Chungha.

Ya,yeoja tersebut bernama Sejeong,gadis berusia 21 tahun yang sebenarnya sangat ceria dan aktif tapi kini terpuruk akibat penyakit kanker yang menyerang dirinya.Senyum yang biasa ia kembangkan saat pagi kini telah berubah menjadi tangisan pilu.

Chungha mendekati Sejeong perlahan ia sudah hafal betul kebiasaan pagi Sejeong  yang baru yaitu melamun dan menangis.

"Heyy Sejeong"ucap Chungha sambil memeluk tubuh Sejeong dan menghapus air mata Sejeong yang terus mengalir.

"Sudahlah Sejeong jangan menangis.Kau ingat apa kata dokter kau tidak boleh sedih,kalau kau sedih itu akan mempengaruhi kesehatanmu"jelas Chungha sambil mengusap rambut Sejeong pelan.

"Bagaimana aku gak sedih chung,aku sakit aku lemah"ucap Sejeong dan air matanya jatuh kembali.

"Aku tau Jeong,tapi kau harus kuat jangan lemah"ucap Chungha sambil memegang pundak Sejeong dan Sejeong hanya mengangguk.

"Nah,begitu dong!!kau mau jalan jalan gak jeong??"tawar Chungha..Sejeong mengangguk semangat.

*Di taman.*

Sejeong dan Chungha sedang jalan jalan ditaman rumah sakit sambil melihat pemandangan pagi yang indah.

"Bagaimana kau suka??"tanya Chungha.

"Suka sekali Chung"jawab Sejeong

Drttt...Drrtt..

Ponsel Chungha berdering dan menampilkan nama Seongwoo di layar.

"Siapa??"tanya Sejeong penasaran.

"Ong"

"Cieee"

"Apaan sih,aku angkat dulu ya??kamu disini aja jangan kemana mana ntar aku kesini lagi"ucap Chungha

"Ok"

Sejeong memilih untuk mengarahkan kursi rodanya di dekat kursi taman dan memandang taman yang begitu indah dan asri.
Tiba tiba seorang namja duduk dikursi taman bersebelahan dengan Sejeong.

Sejeong menoleh ke arah namja tersebut yang sedang bermain ponsel dan menggunakan earphone.

Namja tersebut sangatlah peka ia menyadari bahwa seorang yeoja tengah melihatnya dan langsung menoleh kearah Sejeong lalu berkata
"Hai"sambil tersenyum lebar.

Bukannya menjawab sapaan namja tersebut Sejeong malah tertawa yang membuat namja tersebut bingung.

"Waeyo??"tanya namja tersebut bingung.

"Ha?tidak apa apa,kau sangat lucu wajahmu sangat lucu"ucap Sejeong lalu menoel pipi namja tersebut.

"Jangan membuat aku malu nona"ucap namja tersebut sambil menutupi wajahnya dengan ponsel.

Sejeong tersenyum.

"Oya,namaku Kang Daniel..siapa namamu nona??"tanya namja tersebut yang diketahui bernama Daniel.

"Kim Sejeong"jawab Sejeong.

"Kau cantik dan manis"puji Daniel sambil mengusap pelan rambut Sejeong yang membuat pipi Sejeong merah merona.

"Jangan membalasku Kang Daniel"ucap Sejeong dan mereka tertawa bersama.

"Hmm,,mengapa kau menggunakan kursi roda??"tanya Daniel sambil memandang Sejeong yang tengah duduk dikursi roda.

"Aku..aku..aku kecelakaan"ucap Sejeong gugup dan berbohong,Daniel mengangguk mengerti.

Sejeong berbohong kepada Daniel karena ia tak mau orang lain tau sisi lemahnya ia ingin menunjukkan bahwa ia kuat walaupun tengah sakit.

"Sedangkan kau,mengapa kau dirumah sakit??"tanya Sejeong yang mencoba mengalihkan topik.

"Aku menjenguk temanku kebetulan temanku dirawat disini"jawab Daniel.

Dan mereka mengobrol dengan asiknya,,dengan candaan khasnya Daniel berhasil membuat Sejeong tersenyum bahkan tertawa terbahak bahak dan
Sejeong tidak menyadari bahwa Chungha memperhatikannya.

"Whattt!!!Sejeong tersenyum"kaget Chungha yang gak percaya bahwa Sejeong masih bisa tersenyum dan tertawa.

Ya,sejak divonis kanker otak 6 bulan lalu Sejeong kehilangan senyum manisnya bahkan ia tidak pernah tertawa lagi tapi..hari ini seorang namja telah mengembalikan senyum Sejeong yang hilang.

"Kuharap namja itu bisa menyemangati dan menemani Sejeong"lirih Chungha sambil tersenyum melihat Sejeong dan Daniel.

TBC...
Hai Hai Readers maap ya ceritanya jelek banget saya tau saya gak bakat bikin cerita...

Okok See U in Next Chapt guyss:)

Always Love You Forever [Daniel x Sejeong]Stories to obsess over. Discover now