PERTEMUAN♈️

50 28 5
                                        

Tepukan dipipi dan suara yang terdengar dikuping Raga tidak menjadi asing lagi bagi dirinya, membuat Raga mengerjapkan matanya melirik jam diatas meja.

Jam 06:45 Raga membulatkan matanya terkejut karna hari ini adalah hari masuk Sekolah Menunju Kejuruan di Pelita Bangsa, memasuki kelas 10 nya ia tidak boleh telat karna orangtuanya sangat mengajarkan disiplin.

"Mama bilang juga apa! Kamu itu jangan keseringan nonton bola tengah malem bareng papa kamu"Itu suara mamanya yang tengah merapihkan kasur anaknya .

"Orang papa yang maksa kok, Raga mah ikut-ikut aja"Alibi Raga

"Dua-duanya yang salah! Udah tau besok kamu hari pertama Sekolah, berani aja begadang "Kesal Shanty atau mamanya.

"Cepat mandi mama udah buat sarapan dibawah"

"iya ma,"Raga menuju kamar mandi menyikat giginya lalu membasuh wajah dengan kedua tangannya, dia tidak mandi terlalu lama apalagi 15 menit pintu gerbang sekolahnya akan tertutup.

Raga keluar dari kamar mandi dengan keadaan memakai boxer hitam dan tanpa pakaian, lalu ia memakai seragam Sekolahnya dengan secepat kilat, memasukkan beberapa buku kedalam tas nya dan terakhir mengambil kunci motor milik-nya pemberian Papa diulang tahunnya.

Raga menuruni beberapa anak tangga menghampiri mamanya yang sedang mengoles selai untuk roti, "Minum dulu susunya habis itu makan roti ini"Ujar Shanty

Raga meraih gelas susunya lalu meminumnya sampai habis tidak bersisa, "Maa, Raga berangkat dulu ya? Ini udah telat "Pamit Raga kepada Shanty.

"Ini rotinya makan dulu,nanti kamu lapar, "

"Gausah ma, nanti tinggal beli di kantin"Jawab Vala sambil mengambil tangan Shanty lalu mencium punggu tangannya.

"Raga pamit dulu ya, Assalamualaikum"

"Waalaikumsalam hati hati nak! "

Raga mengacungkan jempolnya kearah Shanty.

Setelah itu Raga mengendarai motornya menuju Sekolah, selama di perjalanan Raga tidak berhenti-berhenti berdoa supaya gerbang sekolah belum tertutup sambil menambahkan kecepatan laju motornya.

"Semoga belum masuk,semoga belum ketutup pagarnya yaallah"Gumam Raga khawatir takut ia kena hukum lalu disuruh hormat ke bendera yang berkibar ditengah lapangan'pikirnya.

Sesampainya di Sekolah Raga bersyukur pintu gerbangnya belum ditutup tetapi Satpam sekolahnya akan menutupnya, Raga segera memasuki Sekolahnya, sangat luas sekali dan tertata rapih parkiran Sekolah disini, terlihat masih banyak siswa siswi yang baru saja datang.

Raga memarkirkan motornya ditempat yang kosong,sebelum suara klakson motor berbunyi Raga menolehkan wajahnya kearah motor tersebut, sang pemilik membuka helm-nya dan mengatakan"Woii cari tempat yang lain, ini punya gue! "Teriak perempuan itu.

Raga pun membuka kaca helm nya, "Enggak bisa dong,ini gue duluan yang dapet mending lo nyari yang lain"Balas Raga tidak mau mengalah,karena semua parkiran sudah penuh dengan kendaraan.

"Lo gak mau ngalah sih ama Cewek, nanti motor gue mau taro dimana?!"

"Itu sih derita lo, "

Sang perempuan juga tidak mau mengalah lalu menancapkan gas nya membawa motornya ketempat kosong itu, hampir saja menabrak motor milik Raga, Raga merutukki perempuan itu lalu segera mencari tempat yang lain.

"Awas aja tuh cewek! Semoga gak ketemu dia lagi"gumam Raga kesal masih belum terima dengan tempat parkirannya di ambil perempuan itu.

Setelah menemukan tempat Raga memarkirkannya lalu melepas helm yang terpasang dikepala Raga.

DISTRAGAWhere stories live. Discover now