#1: awal moment datang ke sekolah(Reina)

17 2 2
                                        

Bagi sebagian orang pertama masuk sekolah adalah salah satu hal yang menyulitkan ,karena harus pintar bergaul,dan juga memperkenalkan diri di depan kelas.
Ada juga yang merasa karena dia telah lama duduk si tingkat-tingkat sekolah itu,hatinya menjadi besar.
"Haduh...teman sekolah lama nggak ada yang sekolah di sini lagi"ujar Reina
"Hai...kenalin aku Anna,boleh kenalan kan?"ucap Anna secara tiba-tiba dan sambil memberikan tangan kanan nya
"Hai juga,nama aku Reina"ujar Reina sambil memberikan tangan kanan nya.
"Oh iya,bentar lagi bagi anak baru di suruh ngumpul di audio visual,nanti biar aku aja yang antar kamu"ajak Anna.
"Boleh,hmm...bay the way kamu anak asli dari sekolah favorite ini ya?"tanya Reina.
"Hehe,iya"
Anak-anak yang baru pindah biasanya di suruh untuk mengumpul di audio visual.
Akhirnya bel sekolah pun berbunyi...,tanda anak-anak baru harus mengumpul.
                                    ~
"Gaje Lo...ahahah"ucap Christi dengan teman-temannya.
"Eh...Chris...tunggu dulu deh,tuh liat,katanya dia itu cowo paling populer  di sekolah nya dulu"ujar salah satu teman nya Christi.
"Mana?"tanya Christi.
"Itu...yang keren,ganteng lag"seru teman Christi .
"Ih apaan sih lu,liat cowo aja matanya bulet gitu.waktu di suruh merhatiin guru mata lu tinggal lima wat"ucap Christi.
"Ya kan revresing gitu...di sekolah kita mah mana ada yang ganteng banget kayak dia"ujar teman nya.
"Udah deh...yuk balik ke kelas aja"ajak Christi.
"Ih...tunggu dulu kita ikutin dia dulu aja...yuk"ajak balik teman Christi.
"Lu sakit ato gimana sih.dia itu kan anak baru,jadi dia kan ke audio,lu kan anak lama,mau ke audio juga...?,nyari masalah sama pak hend?"tanya Christi.
"Iya-iya...ya udah yuk ke kelas"
Justru sebenarnya Christi juga kepo dengan anak baru yang bernama Kelvin itu.
Christi adalah wanita cantik,hal yang harus kalian tau dari kisah sedih Christi adalah ia selalu gagal dalam hal percintaan.
                                     ~
Pada saat Kelvin asyik bermain bola basket,tidak di sangka bola itu memantul dan mengenai minuman yang sedang di pegang oleh Reina,dan blazer Reina pun menjadi basah karna ulah Kelvin,Kelvin pun menghampiri nya, dan meminta maaf,Anna pun yang  berada di samping Reina pun menjadi tercengang.
"Hmm...sorry gue nggak sengaja,blazer lo jadi basah"ujar Kelvin dengan muka penuh kesalahan.
"I-iya...nggak apa-apa"jawab Reina.
"Oh iya bentar lagi jam ke dua kita untuk ke audio visual kan"ujar Kelvin.
"Ternyata kamu anak baru juga?"tanya Reina.
"Iya...lo juga ya?"tanya Kelvin.
"I-iya"
"Gini aja deh...lima menit lagi kan kita harus ke audio,dan mendingan sekarang kita bergegas ke UKS"ajak Kelvin.
"Untuk apa?"tanya Reina.
"Udah ayo..."ujar Kelvin.
"O-oke"jawab Reina.
Sesampainya mereka di UKS,Kelvin langsung membuka blazer nya dan memakai kan blazer nya ke Reina.
"Jangan...jangan lakukin itu sama aku,aku baru masuk..."ujar Reina.
"Heh...Woy lo ngapain sih,nih gue kasih...mmm...maksud gue ini gue pinjemin sementara sampai blazer lo kering"ujar Kelvin.
"I-iya makasih,tapi blazer lo kebesaran..."ujar Reina.
"Udah...syukurin aja apa yang ada sekarang"ucap Kelvin.
"Ya oke deh..."jawab Reina.
"Eh...waktunya tinggal tiga menit lagi nih"ucap Kelvin.
"Iya-ya nggak kerasa aja"ucap Reina.
"Yuk pergi..."ucap Kelvin.
"Yah...Anna udah duluan"ucap Reina.
"Kok yah sih,lo lupa dia bilang apa tadi,dia pergi duluan kan"ujar Kelvin.
"Terus...aku Sama siapa?"tanya Reina.
"Yaudah bareng gue aja"tawaran Kelvin.
"Yaudah deh..."ucap Reina.
Mereka pun bergegas ke audio visual,hanya telat satu menit,dan murid masih berhamburan.
"Duh Anna mana ya?"tanya Reina bingung.
"Lah...itu aja susah,tuh Anna di barisan  yang ke dua"ucap Kelvin.
"Yah...udah penuh,di samping Anna ko cowo sih?"ucap Reina bingung lagi.
"Tempat duduk nya di acak atau di campur"penjelasan Kelvin.
"Owh..."
"Terus lo mau duduk di mana?,kalo mau dekat gue nggak apa-apa kok,tapi kali mau di tempat yang lain juga nggak apa-apa juga"ujar Kelvin.
"Aku sama kamu aja deh"jawab Reina.
"Yaudah duduk keburu di ambil orang"
Mereka pun sibuk memperhatikan peraturan-peraturan yang di sampai kan oleh panitia di sana.sehabisnya,murid baru langsung si suruh ke kelas masing-masing.
"Oh iya nama gue Kelvin"ujar Kelvin.
"Nama aku Reina"
"Semoga aja kitab bisa jadi Temen dekat ya"
"I-iya"
"Lo campuran,muka lo kayak tekstur orang bule ?"tanya Kelvin.
"Iya...aku keturunan Austria dan Jepang"
"Tapi lo kok bisa mahir bahasa Indonesia?"
"Karna aku udah cukup lama stay di Indonesia,kurang lebih tujuh tahun,karna ngurusin perusahaan papa aku"
"Oh"
"Yuk gue temenin Nyari kelas,sekalian gue juga"
"I-iya"
Mereka pun mencari kelas,dan ternyata kelas mereka di lantai dua,murid-murid SMA kelas XI yang baru masuk.
"Ternyata kita di kelas yang sama ya"ujar Kelvin.
"Hehe iya,Anna juga"jawab Reina.
"Wah...berarti kita bisa ketemu terus dong"
"Iya,haha.tapi Anna di mana ya,di kelas juga ngg ada?"Reina bingung.
"Udah...kan bisa sama gue"ujar Kelvin.
"Iya"
Christi dan genk nya pun berlari untuk mencari kelas,dan tanpa di sengaja,Christi menabrak Kelvin.
"Eh...sorry"ujar Christi.
"Iya-iya,lain kali hati-hati"ujar Kelvin.
"Apaan sih kok lo ceramahin gue"Christi nyolot.
"Di kasih tau nggak mau"
"Udah sssttt Diem"ujar Christi.
"Yeee...gue di kelas XI IPA"ucap Christi.
"Kita sekelas semua Chris"ujar salah satu teman Christi.
"Iya...yuhu..."
"Lah kita kok sekelas"ujar Kelvin.
"Lo tanya aja sendiri sama Kepsek sana"jawab Christi.
"Jutek amat"ucap Kelvin.
"Biarin"
"Reina yuk masuk ke dalam"ajak Kelvin.
"Iya"jawab Reina.
                                    ~
"Chris,lo nggak boleh gitu,masa cowo ganteng,keren kayak Kelvin lo perlakukan sama sih"ucap teman Christi.
"Biarin emang gue peduliin"ucap Christi.
"Emang ya Christi itu Queennya nya jutek"ucap teman-teman Christi.
"Diem"jawab Christi.
"Iya-iya gue Diem"
Christi dan genk nya pergi ke kantin,sedangkan Kelvin dan Reina asyik berbincang-bincang.
"Reina"panggil Anna.
"Eh...kamu Kemana aja?"Tanya Reina.
"Aku tadi ke ruang Kepsek sama mama aku"
"Oh..."
"Reina tunggu dulu deh itu bajunya siapa?"tanya Anna.
"Oh ini bajunya Kelvin"jawab Reina.
"Kenalin gue Kelvin"ujar Kelvin.
"Oh iya,ngapain kamu ngasuh blazernya ke Reina,udah jelas blazer kamu itu kebesaran Hehe"ujar Anna.
"Sebagai tanggung jawab gue lah"jawab Kelvin.
"Oh..."
                                     ~
"Tuh,ada apa rame-rame di sana?"tanya Anna.
"Kesana yuk"ajak Kelvin.
Mereka pun menghampiri tempat keramaian itu berada,ternyata ada dua genk yang sedang meributkan sesuatu hal,ke lima teman Kelvin berada bersamanya.
"Vin ada apa nih?"tanya temannya Kelvin.
"Gue juga nggak tau tuh"jawab Kelvin.
"Coba lo diemin"
"Oke gue coba ya"jawab Kelvin.
Kelvin pun memasuki bundaran kerumunan yang terjadi.
"Woy kalian ngapain sih,baru pertama masuk sekolah udah buat onar"ujarKelvin dengan nada barington nya yang gagah.
"Heh,lo fikir lu siapa,dasar anak baru,gue di sini dari SD"ujar Mark.
"Walaupun gue anak baru,tapi gue juga bayar,dasar cowo cuma berani sama cewe"ujar Kelvin.
"Oh lu ngajak berantem"ujar Mark.
"Kalo lo mau boleh,udah lama nggak nyari masalah,tangan gue jadi Gatel"ujar Kelvin.
Kelvin dan Mark pun berkelahi,sedangkan genk yang satunya lagi ternyata genk cewe yang si lawan oleh Mark,yang menang ternyata Kelvin tetapi muka nya penuh dengan lebam,Reina dan Anna ingin membawanya ke UKS tetapi tidak di sangka Ivy memegang tangan nya Kelvin dan langsung membawanya ke UKS.
"Sorry ya,gara-gara genk gue lo jadi berantem kayak gini sama Mark"ucap Ivy.
"Lagian lo sih,lo kan cewe masa berantem sama cowo,kalo dari tadi gue nggak ngajak berantem genk nya si Mark tadi,mungkin kalian udah ketahuan dan langsung di hukum sama Kepsek"penjelasan Kelvin.
"Iya sorry ya,gue emang udah dari SMP selalu berantem sama Mark"ujar Ivy.
"Lain kali jangan di ulangi lagi"
"Oke-oke "
Tiba-tiba slah satu genk Ivy menarik tangan Ivy dan membisikkan sesuatu di telinga Ivy.
"Ivy...lo pernah bilang sama gue kalo ada cowo yang nolongin lo waktu berantem sama Mark,lu akan Jadiin dia pacar?"ucap temanya Ivy.
"Terus dia ganteng lagi,namanya Kelvin"ucap temannya Ivy di telinganya.
"Oh iya,kalo gitu lo duluan aja gih biar gue berduaan,mau PDKT sama dia"ujar Ivy.
"Lah kok pergi semunya"ujar Kelvin.
"Mereka ke kantin"jawab Ivy.
"Lo nggak ikut?"tanya Kelvin.
"Gue kan nolongin muka lo yang lebam ini"ujar Ivy.
"Nggak apa-apa kali,ntar juga hilang"jawab Kelvin.
"Terus lo nggak makan?"tanya Kelvin lagi.
"Gue pesan sama mereka"jawab Ivy.
"Oh..."
"Tadi gue dengar,penjaga ini UKS lagi libur,jadi biar gue aja yang sembuhkan muka lo"ujar Ivy.
"Oh...ya udah kalo gitu"ujar Kelvin.
"Sini gue liat lebam nya"ujar Ivy.
"Aduh..."
"Udah nggak apa-apa,tahan aja rasa sakit nya"ujar Ivy.
Sedang kan Reina dan Anna sudah kembali ke kelas dari tadi.
"Aku mau liat Kelvin sebentar ya Na"ujar Reina.
"Udah kamu enggak usah khawatir,Kelvin kan udah di tolongin sama Ivy"jawab Anna.
"Tapi aku takut dia kenapa-napa?"tanya Reina.
"Yaudah deh,dari tadi kami nanyain Kelvin mulu,dari pada nanti nggak fokus belajar,mending kamu susul aja Kelvin ke UKS"ujar Anna.
"Kamu nggak ikut?"tanya Reina.
"Nggak apa-apa,aku tunggu di sini aja"
"Aku pergi dulu ya"
"Hati-hati ya Rei"
Dan Reina pun berjalan menghampiri ruang UKS tersebut.
"Vin,kamu nggak apa-apa kan?"tanya Reina.
"Nih cewe kenapa sih,SKSD banget sama Kelvin"ujar Ivy dalam hati.
"Nggak apa-apa kok Rei,nih kenalin dulu nih Ivy,dia yang nolongin gue"jawab Kelvin.
"Kenalin aku Reina"ujar Reina sambil menyodorkan tangan kanan nya.
"Iya,gue Ivy"jawab Ivy kasar dan menyalami tangan Reina dengan jijik.
"Kelvin nya nggak apa-apa kok,tapi dia tetep harus si rawat di UKS"ujar Ivy.
"Kalo gitu aku balik aja ya"jawab Reina.
"Iya"ucap Kelvin.
Dan Reina pun kembali ke kelas nya.
"Terus lo nggak balik?"tanya Kelvin.
"Gue udah minta izin Sama wali kelas dan pak Kepsek,sekalian tadi gue jelasin soal kejadian tadi,itu semua salah gue dan Mark,Mark sekarang lagi di hukum di ruang Kepsek"ujar Ivy.
"Oh..."
"Udah agak mendingan?"tanya Ivy.
"Udah kok"jawab Kelvin.
"Ntar lagi bunyi bel,tandanya kita udah boleh pulang"ucap Ivy.
"Lo mau pulang bareng gue?"tanya Ivy.
"Nggak usah gue bisa pulang sendiri kok"jawab Kelvin.
"Please...pulang sama gue ya..."ujar Ivy.
"Ya-yaudah deh"jawab Kelvin.
Bel pulang sekolah pun berbunyi,Kelvin dan Ivy pun pulang ber sama-sama,sebelum pulang Ivy telah menelepon papanya agar untuk tidak menjemputnya sore ini,dan genk nya,Ivy pulang dengan mobil Kelvin.

Dari kejauhan mobil Pajero sport berwarna abu-abu gagah terparkir di halaman sekolahnya.
"Tuh mobil gue"ujar Kelvin.
"Lumayan juga mobil lo"jawab Anna.
"Biasa aja kali Hehe"ujar Kelvin.
"Kita jalan-jalan yuk"ajak Ivy.
"Oh Iya gue ingat,blazer gue masih sama Reina"ujar Kelvin.
"Perlu gue ambilin?"tanya Ivy.
"Udah nggak perlu,lo tunggu di dalam mobil aja"ujar Kelvin.
Kelvin pun mencari di mana Reina berada,tetapi tidak ketemu juga.

ME OR SHE ?Stories to obsess over. Discover now