Prolog

17 2 1
                                        

Vania Calista adalah salah seorang siswi murid SMA Karya Bangsa yang terkenal cantik, populare, memiliki teman yg banyak serta dikenal sangat baik kepada semua orang.

Namun, sayang..

Ia tak pernah sekalipun mendapatkan kisah cinta yg mulus. Kisah cintanya selalu berakhir dengan tragis. Entah, karna diduakan atau karna dibohongi.

"Huffft.."

Helaan nafas Vania terdengar semakin keras kala air mata jatuh begitu deras dari mata hazzelnya.

Ia mengusap air matanya seraya tersenyum, "Lo gaboleh nangis, Van. Gaboleh."

Ia terus terusan menyemangati dirinya sendiri agar tak menangis. Namun sayang, terkadang otak dan hatinya tak bisa diajak kompromi.

BRUG!

Ia melemparkan bantal serta gulingnya kebawah lantai marmer kamarnya. Dan menjambak jambak rambutnya frustasi.

"Bangsat lo Arya! Bangsat, bajingan, brengsek! Gue benci sama lo, anjing!" Tangisan Vania semakin keras, kala ia menemukan sebuah boneka berbentuk teddy bear pink yg tergeletak tak berdaya di atas ranjangnya.

Ia mengambil boneka itu, lantas tersenyum getir menatapi boneka itu. Boneka pemberian arya pikirnya.

"Bangsat gue benci lo semua!" Teriaknya semakin keras, lalu melemparkan boneka itu ke lemari berjarak beberapa meter dari tempatnya duduk saat ini.

Ia menunduk semakin dalam dan semakin mengeraskan tangisannya..

Drtt Drtt..

Itu ponsel Vania.

Ia mengambil nya lantas membaca sederet pesan yang arya kirimkan melalu line.

Arya

Jangan nangis, Van. Maafin aku.

"Cih! Basi, anjing." Ia melemparkan handphonenya ke atas lantai. "Basi lo minta maaf mulu, terus ngulang lagi ngulang lagi. Cape gua, bangsat."

Menghapus air matanya, lalu ia mengambil handphone yang tadi sempat ia buang. Menghubungi seseorang yang bisa mendengarkannya menangis tanpa banyak kata. Seseorang yang diam-diam mengaguminya tanpa sedikitpun ia ketahui.




Regards, penulisabal2.











Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 12, 2018 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

hurtsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang