awal masuk sekolah

40 4 0
                                        

"ma! aku pergi sekolah dulu! mobil aku yang bawa!" teriak okta dan langsung cepat cepat meninggalkan rumah.
"nak! sarapanmu ketinggalan!" teriak mamanya okta.
'bodo amat' pikir okta dan langsung menancapkan gas mobilnya.

sesampai disekolah.
"assall.." ucap okta yang terkejut..
'hadaw. nih anak di kelas pada kemana ya? hari pertama masuk sekolah udah telat.. huft.. siap siap nih' pikir okta.
"telat dek?" tanya aldo.
"ah.. anu.. iya kak" jawab okta malu.
"berdiri dilapangan!" bentak aldo yang menghentakkan kayu yang dibawanya.
"iya iya.." ucap okta.
okta berdiri dilapangan dengan wajah lesu..
'aduh.. sumpah.. gue pusing..' pikir okta sambil memegangi kepalanya.
aldo melihat okta dari kejauhan.
'kenapa sih.. kok gue kasihan sama dia' pikir aldo.
tak lama kemudian badan okta jatuh dan pingsan. aldo langsung mendekati okta dan memukul mukul pipinya.
"adek.. bangun dek. dek bangun dek.." ucap aldo dengan wajah cemas.
'aduh.. nambah kerjaan ini namanya' pikir aldo. aldo menggendong okta menuju ruang uks, disana ada tantenya aldo yang bernama erni.
"tante.. tolongin dong.. ini tadi pingsan saat aku hukum dia di tengah lapangan" ucap aldo yang berkeringat.
"tenanglah aldo.. dia pasti belum sarapan.. udah.. kamu kembali lagi ke kelas ya" ucap erni. aldo kembali ke kelas dengan perasaan bersalah.

keesokan harinya~
"dek.. "ucap aldo
"iya? kenapa?" tanya okta.
"soal kemarin.."
"udahlah. ga usah di bahas.." ucap okta dan meninggalkan aldo.

dikelas ~
"riski.. ridho.. david.. alice.. ken.. eza. rina.. lu sini deh" ucap monika.
"kenapa?" tanya eza.
"itu anak baru cantik.. pinter.. tenar.. kita jadiin nakal yuk" ucap monika.
"mudah itu mah" ucap ken.
ken dan eza mendatangi bangku okta.
"hai.. anak baru ya?" tanya eza.
eza dikenal sebagai wanita yang lembut diantara monika dan rina.
"iya nih.. baru pindah.. kenapa ya?" tanya okta..
"ini.. kita kita mau ajak lu main dibelakang sekolah" ucap ken.
ken adalah cowo yang dandanan nya swag abis dan dia adalah pacarnya eza.
"yaudah.. sekarang juga ayo" ucap okta yang membuat ken dan eza terkejut..
"rupanya.. lu nakal juga ya" ucap eza tersenyum.
"gue di pindahin disini.. gara gara gue suka bolos" ucap okta.
"wey lu pada.. sini!" ucap ken memanggil teman temannya.
"nih gue kenalin.. ini cewek namanya rina.. luarnya aja kasar hatinya lembut.. dia.. mantan gue.." ucap ken. eza langsung mencubit perutnya.
"aduh.. sakit sayang.. nah.. dan ini monika.. ketua dari kita kita.. itu.  ridho.. pacarnya monika.. dan ini rizki.. anak terfavorit di sekolah ini. alice anak guru Bk. dan david.. anak terkaya di sekolah ini.. david pacarnya alice. " ucap ken menjelaskan satu persatu temannya.
"oke.. sekarang kita gauusah belajar dulu.. kita bolos 3 hari.. terus kita baru belajar lagi.." ucap monika.
okta membawa tasnya dan pergi kebelakang sekolah bersama teman temannya.

"hai" sapa rizki kepada okta.
okta hanya melambaikan tangannya.
"yaudah.. tunggu apa lagi? mo nungguin guru masuk dulu?" tanya ken.
ken,eza ,monika ,david ,ridho ,rizki ,okta dan rina langsung membawa tasnya dan pergi menuju belakang sekolah.

sudah 3 hari mereka membolos. saat hari keempat, kelas mereka harus melewati 3 jenis ulangan. Ipa Fisika , bahasa inggris, dan matematika.

okta menjawab semua soal seperti membalik tangan.
ketujuh temannya dibuat terkejut karena semua ulangan okta mendapat nilai 100. sedangkan mereka bertujuh mendapat nilai 40.
"kok bisa ya" ucap rizki heran.
"IQ lo tinggi.. kok lo mau jadi anak nakal?" tanya rizki menatap okta heran.
"karena.. gue ga suka di atur.. gue lakuin apa yang mau gue lakuin. kalo nggak.. ya siap siap aja di kacangin." jawab okta santai.
tak lama kemudian aldo datang menjemput okta.
"hey.. di panggil bu ayu.. sana kekantor" ucap aldo.
"ya.." ucap okta yang melewatkan aldo. "tungguin bodoh!" bentak aldo.
"lu ini kenapa? bisa gak.. ga usah cari topik buat di jadiin bahan debat?" tanya okta.
"yaa.. ga bisa lah.. lu baru masuk sekolah udah bikin gue repot.. gue pikir cuma sampai situ doang.. eh ga taunya lu ngerepotin gue sampai sekarang." ucap aldo dengan wajah muak.
"bodo!" bentak okta dan berlari menuju kantor.
"lu yang bodo!" teriak aldo dan berjalan masuk kekantor mengikuti okta.

dikantor~
"okta.. kamu sangat nakal.." ucap ibu ayu.
"maaf bu" ucap okta menunduk.
aldo tertawa kecil melihat okta yang seperti itu.
"apa lo ketawa ketawa!" bentak okta.
"ehem.. tolong hargai saya" uca bu ayu.
"hehe.. maaf bu.." ucap okta.
aldo terus tersenyum melihat okta yang dimarahi.
"bu.. nih anak bisa diusir ga?" tanya okta.
"kenapa? gue? bodo lu.." tanya aldo.
"lu bikin gue gugup bodoh!" bentak okta.
°brakk° bu ayu memukul meja yang membuat okta dan aldo terkejut.
"diam.. " ucap bu ayu. okta dan aldo menganggukkan kepalanya.
"begini.. nak.. ibu tau.. okta orangnya itu terkadang baik.. terkadang buruk.." ucap bu ayu.
"terus apa masalahnya buk?" tanya okta.
"kamu 3 hari bolos.. padahal itu adalah hari pertama mu.. tapi kenapa semua ulanganmu dapat nilai 100? bahkan aldo yang paling pintar saja kalah dengan nilaimu.. kau membawa hp?" tanya bu ayu.
"ya.. okta bawa hp.. tapi kalo ibu tuduh okta cari jawaban di google.. okta ga suka bu.." ucap okta yang mengangkat dagunya.
"apa yang bisa membuat ibu percaya sama kamu?" tanya bu ayu.
"ulangan 6 pelajaran di depan kepala sekolah?" tantang aldo
"iya.. gue siap.. nurut kata lu aja dah" jawab okta.

okta diberikan waktu 1 hari untuk belajar. namun waktu 1 hari itu digunakannya untuk bermain dengan ketujuh temannya.
waktu yang ditentukan sudah datang.. okta, bu ayu, aldo, dan kepala sekolah duduk di meja yang sama.
"silahkan nak.. kerjakan.." ucap pak kepala sekolah.
dalam waktu 1 jam setengah okta berhasil menyelesaikan semua soal dengan benar. aldo juga sama.. namun.. saat nilai di total kan. okta unggul dengan nilai 9,8 dan aldo kalah dengan nilai 9,5

dan semenjak kejadian itu. okta dijuluki anak pemilik IQ tertinggi di sekolah. aldo yang dulunya sempat dijuluki seperti itu sedikit kesal.. namun rasa kesalnya dikalahkan dengan rasa sayangnya kepada okta. walaupun mereka selalu berdebat. dengan diam diam aldo selalu memperhatikan okta dari kejauhan.

1 bulan kemudian ~
"okta!! balikin hp gue!! okta!! jahil banget lo!!" teriak aldo yang mengejar okta.
"apaan? ini Hp kotor.. mau gue restart! banyak foto cewenya hahaha..banyak dosa hp lo" ejek okta yang membawa lari hp aldo.
"itu foto pacar gue" ucap aldo yang berhasil menangkap okta dan hpnya.
"oh" ucap okta dan pergi meninggalkan aldo.
'kok.. gue.. cemburu?'pikir okta.
"lo cemburu? tanya aldo.
"gak" jawab okta.
"udah gue hapus" ucap aldo yang menghapus semua foto pacarnya.
"lah.. kok?" tanya okta.
"gue ga suka dia" ucap aldo yang memasukkan hpnya kedalam saku bajunya..
"kenapa?" tanya okta.
"gimana gue suka sama orang lain kalo hati gue kecantol ke lo" jawab aldo yang sengaja berhadapan dengan okta. okta tersenyum menatap mata aldo. tiba tiba aldo mendorong kening okta.
"jangan baper.. gue ga suka lo" ucap aldo.
"aldo.. gue jijik tau nggak" ucap okta pelan meninggalkan aldo.

keesokan harinya.
"okta.." ucap rizki yang menghampiri okta.
"kenapa ki?" tanya okta yang terlihat bingung.
"mau bilang dari mananya ya.." ucap rizki kebingungan.
"ya dari awal lah" ejek okta.
"oke.. huft.. okta.. gue suka lo.. lo mau jadi pacar gue?" tanya rizki.

(me and you)Stories to obsess over. Discover now