satu

101 8 0
                                        


Sinar matahari pagi menembus masuk kedalam kamar seorang gadis cantik yang bernama Kim Seokjin atau biasa dipanggil Jin.

Jin menggeliat dalam tidurnya ketika sinar matahari menyilaukan matanya. Ia mendengus ketika melihat sang ibu yang membuka tirai jendela dikamarnya.

"Kamu gak mau bangun sayang? Hmm? Ini sudah siang loh.." ucap sang ibu membangunkan putri semata wayangnya.

"Nghh.. Lima menit lagi maa.." malas Seokjin.

"Ini sudah jam 06.45 pagi sayang, apa kau ingin terlambat datang kesekolahmu?" ujar sang ibu dengan sabarnya.

Mata Seokjin langsung membelalak kaget.

"Kenapa mama tak membangubkan aku?!" Seokjin langsung loncat dari kasur empuknya dan berlari menuju kamar mandi.

Sang ibu hanya terkekeh melihat tingkah laku sang putri kesayanganya itu.

"Mama tunggu lima menit diruang makan sayang!" teriak sang ibu dari luar kamar Seokjin.

Tak menjawab, Seokjin hanya mendengarkan perkataan sang ibu.

Selesai mandi dan bersiap kesekolah, Seokjin turun kebawah menghampiri orangtuanya.

"Pah! Ayo berangkat" ujar Seokjin pada sang ayah dan langsung mengambil satu lembar roti tawar.

Seokjin adalah putri dari seorang CEO yang bernama Kim Hoseok pemilik perusahaan Robot terbesar diKorea. Dan ibunya, Kim Seolhyun seorang Desaigner terkenal dan mempunhai toko baju yang sudah memiliki cabang hingga keluar negri.

"Mama, Jin berangkat dulu yah" ujar Seokjin langsung mencium pipi sang ibu.

"Iyah, hati hati sayang" jawab sang ibu.

Seokjin pergi menuju mobil dan sudah ada Hoseok yang sedang menunggunya didalam mobil.

Hening. Itu yang Seokjin rasakan ketika didalam mobil. Ia dan sang ayah, Hoseok memang tidak terlalu dekat. Tidak seperti Seokjin dan ibunya, mereka sangat dekat bahkan sudah seperti adik dan kakak saja.

Sampai disekolah, Seokjin langsung turun dari mobil tanpa berpamitan pada sang ayah.

Hoseok hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah laku putrinya itu. Ia tau bahwa ia tak pernah ada untuk Seokjin.

Seokjin memasuki area sekolahnya. Ia terkenal sangat cuek dan jutek bila disekolah, kecuali pada temannya Jungkook dan Yoongi. Ia akan berubah drastis ketika bersama dua sahabatnya itu.

Seokjin menyusuri koridor sekolah untuk sampai dikelasnya. Sampai dikelas, Seokjin melihat kedua sahabatnya tengah bercumbu dengan kekasih mereka.

Tanpa memperdulikan mereka, Seokjin berjalan menuju mejanya dan duduk dengan tenang disana. Ia melihat Yoongi dan Jimin(kekasih Yoongi) yang sedang merangkul pundak Yoongi. Sedangkan Jungkook, ia sedang memperhatikan Taehyung(kekasih Jungkook) yang sedang menceritakan sesuatu.

Bila sudah begini, mereka akan melupakan Seokjin yang sedang duduk ditempatnya.

Seokjin duduk ditempat paling belakang dan dekat dengan jendela. Ia sangat suka tempat seperti itu yang akan membuatnya merasa nyaman. Jendela itu mengahadap langsung ketaman belakang sekolah Seokjin. Seokjin hanya duduk sendiri, ia tak ingin duduk berdua dengan orang lain. Itu akan membuatnya merasa tak enak, karna ia akan nyuekin(?) teman sebangkunya.

Tak lama, terdengar bel berbunyi tanda akan dimulainya pelajaran. Taehyung dan Jimin langsung duduk ditempatnya dan Jungkook serta Yoongi kembali ketempat mereka semula, didepan tempat duduk Seokjin.

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Jan 21, 2018 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

Bodyguard.Donde viven las historias. Descúbrelo ahora