Seperti biasa gadis yang memiliki paras cantik itu hanya bisa diam tak melawan jika ia melakukan sedikit kesalahan.
"Kamu kenapa sih Val? Emang kamu nggak bisa jadi kayak anak-anak yang lain? Yang bisa buat bangga orangtuanya? Nggak bisa ya Val" perkataan itu lagi, bahkan gadis cantik bernama Valerie Ave itu hafal apa yang akan diucapkan oleh mamanya.
"Jangan diam aja Val. Jawab! apa cuma bikin orangtua kamu malu aja yang kamu bisa?" desak sang mama yang tidak sadar perkataannya sangat melukai hati Valerie.
"Apa kamu nggk bisa meniru Glenn atau Gwenn Val? Nggak usah Glenn apa kamu nggak bisa untuk mengikuti Gwenn. Apa nggak bisa...?" belum sempat mamanya meneruskan perkataannya Valerie langsung pergi dan meninggalkan mamanya di lantai bawah. Valerie menaiki tangga, menuju kamarnya, dan menutup pintu dengan cara menghempaskannya. Dan mengunci pintunya rapat-rapat tanpa menghidupkan lampu kamarnya.
Ia berjalan menuju kasur king size nya dan menumpahkan semua yang ia tahan sedari tadi. Ia menangis.
"Apa hikss... Mama nggak bisa juga hikss... Tiru orangtua teman-teman Valerie untuk hikss... Jemput mereka kesekolah atau kesekolah untuk ambil rapor? Hikss...." Valerie berteriak di kamar nya yang kedap suara. Ia tidak ingin menangis atau terlihat lemah dihadapan siapapun. Ia tidak akan mau menumpahkan air mata nya dihadapan orang termasuk orang tua dan dua kakaknya.
"Apa hikss... Gwenn ada? waktu Valerie di bully hikss.... Di sekolah. Hikssss nggak ada kan? Hikss... Kalian semua hikss.. Nggak ada yang ngertiin aku. Hikss" isak Gwenn di sela-sela kekecewaannya.
Bip..bip..
Ponsel Valerie berdering menandakan ada pesan wa di ponselnya.
0822+++++++
Ini Valerie kan?
Dengan masih sesenggukan Valerie membalas wa dari nomor tak dikenal itu dengan masih bingung.
Iya ini Valerie ada apa?
Aku Quenn kita nggak satu jurusan sih. Aku dapet nomor hp kamu dari Nisa tetangga aku. Gini Val, aku denger kamu hobbynya nyanyi kenapa nggak masuk ekskul seni suara aja?
Emang nya ada ya?
Sebernya ada sih, cuma masih belum resmi aja. Pengangkatan anggota baru udah, tapi kalau mau masuk masih bisa kok. 😊
Terus ?
Iya sayangkan hobbynya nggak tersalur, kenapa nggak ikut aja. Maksud aku ikut aja dulu, kalau kamu nggak nyaman terserah kamu deh mau lanjut atau nggak. 😅
Oke.
Emang mulainya kapan ?
Mulainya udah lama sih, tapi kumpulnya tiap hari senin jam 4 sore ya di dekat ruang drama☺. Aku tunggu loh 🤗.
Ok👍.
🎤🎤🎤🎤🎤🎤🎤
"Eh lo.. " teriak seorang kakak kelas Valerie. Dia tau kalau kakak kelasnya itu memanggilnya, tapi ia tidak menghiraukan kakak kelasnya. Dia terus berjalan menyusuri lapangan menuju kelasnya.
"Woi anak songong! " panggil kakak kelasnya dengan geram. Namun tetap saja Valerie tidak mengindahkan teriakan itu.
"Udah mulai ngelawan ya... Li keluarin senjata kita" perintah Vanessa kepada Moly temannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Why Don't Me
General Fiction"Jadi ini salah gue ?" tanya seorang gadis dengan air mata yang menggenang di pelupuk matanya. "Setidaknya lo harus mikir dong Val, gue udah punya cewek dan dia Rere. Jadi gue mintak sama lo untuk jangan berharap banyak sama gue, karena gimana pun...
