01.

46 7 1
                                        

"Akan kulakukan semuanya demi mereka yang ku sayangi dan dirimu yang kucintai"



=========Selamat Membaca==========

Hampir 10 hari ia berada di pakistan bersama sahabat-sahabatnya, ia merasa bersyukur masih bisa menikmati kebersamaan lagi bersama mereka

Karna waktu mereka jarang sekali berkumpul setelah lulus sekolah, dan ini adalah sebuah keajaiban mereka bisa berkumpul kembali

*

Di suatu ruangan terlihat seorang wanita duduk menyender diluar balkon kamarnya

Ia merasa masalahnya bisa sedikit berkurang dengan berkumpul bersama mereka yang selalu membuatnya tertawa

Melamun, ia melamun memikirkan masalah cintanya kepada seseorang yang belum terbalaskan hingga sekarang

Ingin rasanya ia membuang perasaan sialan itu dengan cara mencari sosok laki-laki lain. Tapi ia tidak bisa, sudah ia lakukan dengan berkencan dengan lelaki lain tapi ia hanya bisa memikirkannya

Dari lamunannya terdengar bunyi Hp yang menandakan ada telfon masuk

Drrrttt drrttt drrttt

Ia mengambil Hpnya dan terlihat nama Toro, ada apa pikirnya Toro menelfon dirinya jarang sekali ia menelfon malam-malam seperti ini

(Jarak antara waktu pakistan dan Indonesia kurang lebih 2 jam setau saya)

Indah langsung mengangkat telfonnya dan terdengar suara laki-laki sedang menangis

Ia panik mendengar suara laki-laki tersebut menangis, ada apa pikirnya lagi

"Hal-Hallo Toro, lo baik-baik aja kan.?"

"Indah.. Too-tolong gue" Ucapnya serak

"Loo-lo kenapa.!? Ko lo nangis, ada apa.!? Jangan buat gue panik.!?"

"Gue bangkrut"

Pyarr.. Mendengar itu Indah merasa syok, walau bukan miliknya tapi itu milik Ayahnya Toro. Ia tahu betul perjuangan seorang Ayah yang mendirikan perusahaan pasti sangat sulit dan sampai sukses. Tapi apa sekarang, perjuangannya tergonjang dengan bangkrutnya perusahaan.  Ia tahu tak ada masalah jika menuju kesuksesan, tapi ini terlalu berat.

"Kok bisa!?" Ucapnya kaget

"Riska In.."

"Kenapa pacar lo.!?" Mendengar nama Riska miris rasanya hati Indah tidak ia tahu betapa dirinya mencintainya

"Gue udah putus" Sergahnya cepat, mendengar hal itu Indah merasa legah setidaknya dirinya masih mempunyai harapan untuk memilikinya

"Sebenarnya apa yang terjadi.?"

"Gue ditipu, si jalang itu nipu gue In.. Dia ngasih berkas yang berisi kalo perusahaan 45% milik ayahnya dan lo tau gue cuman punya 35% dan sisanya milik bokap.. Sialnya gue tandatanganin itu, gue nyesel pacaran dengan si l brengsek jalang itu In, gue nyesel.." Jelasnya sedih


Dan lo juga berengsek Tor. Batinnya

"Dan lo gak liat apa isinya"

"Gue.. Gue waktu itu gk sadar, gue mabuk waktu itu" Ucapnya sedih

Hahh.. Kenapa pikirnya Toro sampai seperti itu.. Apa karna si Riska ia menjadi seperti ini.? Entahlah Indah tidak tahu akan hal itu

"Terus gimana.?"

"Tolongim gue In.. Gue gak mau bokap nyokap gue tau"

"Jadi om Kriss gk tau akan hal ini.?"

"Nggk"

Hmm.. Syukurlah setidaknya om kriss jangan sampai tahu dulu, karna itu bisa membuat kondisinya semakin buruk pikirnya

"Baiklah gue bantu dengan mengandalkan perusahaan milik Putri" Ucapnya

"Tapi.. Dia gk suka gue"

"Ck, gk ko tenang aja.. Itu setengahnya milik gue dan sebaliknya milik gue juga milik dia. Tapi gue izin dulu sama yang punya yang sah"

"Makasih.. Tapi In, putri gimana"

"Tenang dia gk bakalan marah kok, lo tenang aja dia gak benci lo kok"

"Serius.?"

"Iya serius" Ucapnya, asal ia tahu sebenarnya putri sangat membenci Toro karna ia egois dengan dirinya

"Makasih in"

"Iyaahh.. Yaudah gue tutup dulu ya, nanti gue bakalan pulang besok ke Tanah air"

"Bisakah pulang sekarang, gue butuh lo In" Mohonnya sedih

Mendengar Toro meminta seperti itu, tak tega rasanya mendengar suara serak toro habis menangis

"Ok gue pulang sekarang, tunggu gue di bandara nanti"

"Iya kabarin kalau mau landas"

"Siap" Ucapnya sambil terkekeh

"Hehe iya terimakasih, see you" Setidaknya ia masih bisa mendengar tawanya membuat hatinya sedikit lega karna ia akan baik-baik saja

"See you too" Sambungan terputus dengan Indah yang memutuskan

Ia segera berkemas-kemas untuk kepulangannya malam ini, setelah itu ia akan menemui sahabatnya terlebih dahulu.






==================

Maaf kalo ada Typo, nanti diperbaiki

Oh iya, ini cerita kedua ku setelah
"See The Reality"

Makasih buat para pembaca dan jangan lupa VotComnya yha..

See you next part

😚😚😚
😚

Can Not DenyWhere stories live. Discover now