Cinta itu fitra, cinta itu adalah anugerah terindah dari Allah. Cinta itu kita berikan hanya pada satu orang, yang halal untu kita.
Dalam sebuah hadits berkata kamu akan bersama dengan orang yang kamu cintai di surga nanti.
Pagi yang cerah kemarin aku tau kalo dia ulang tahun. Harus kasih kado apa yh, pikirku. Tentu kasih yang spesial pastinya. Aku menulis surat cinta buat dia, dan memasukkannya ke dalam kado yang akan ku berikan kepala dia.
Ting... Ting...
Sepulang sekolah di jalan aku dengan malu memberikan kepada dia. " nih!..selamat yh! " kataku kikuk. Dia malah diam dan mengambil kadoku lalu pergi. Wah tadi parah banget! pake gugup segala lagi dan lagi dia gak bilang makasih apa?, pikirku. Sesampai di rumah aku mengganti baju lalu memikirkan kejadian beberapa menit lalu. Kok dia diam yh tadi?, pikirku bingung.
Pagi menyapaku dengan indah. Siap! hari ini sarapan makanan kesukaan ku, telur dengan kuah asam jawah. Kok ada yang aneh, kenapa mereka menatapku?, Pikirku bingung sekaligus penasaran. Ternyata dia mengumumkan surat cinta yang ku tulis waktu itu. Gila!!! Dia cari mati sama gue!, pikirku. Aku Marah dan mengambil surat yang ada di tangannya. Merobek dan menatapnya sinis. " ciee kamu suka aryah yah fa? " tanya ahmad. " gak mungkin! " tolakku.
" terus itu surat siapa yang tulis? Hm? " senyum aryah. " mana gue tau!? " tolakku marah. " yah ela fa..fa kemarinkan kamu kasih aryah kado dan di dalamnya ada itu? Masa kamu gak tau? " jelas wiwi. " tunggu deh... Jadi kalian pikir gue yang nulis itu dan ngungkapin cinta ke aryah!? " tanyaku sinis. " yah iya siapa lagi kalo bukan kamu? Kan kamu yang ngasih aryah kado! " jelas ahmad. " gila loo yh? Mana mungkin gue suka sama orang yang nakal kaya dia dan lagi itu bukan tulisan gue! " jelasku ke ahmad sambil menunjuk aryah. "yah fa ngaku aja biar kami gak bongkar ke orang lain! Ngaku aja? " harap wiwi. " gak gue gak suka sama aryah! Titik! " tolakku lalu pergi ke keluar. Beberapa hari kemudian teman-temanku menjauhiku aku gak tau kenapa, yang pasti mereka marah ke gue.
Sejak hari itu aku mulai membenci aryah yang membuatku di bully dan di cuekin. Aku merubah prinsipku, cinta setelah berkenalan dengan dekat.
Maaf yah sebelumnya aku gak tau mau jelasin sedetailnya, tapi yang perlu kalian tau ini cerita nyata dan ini benar2 terjadi beberapa tahun yang lalu.
From : مزدلفة جري الحجرة
KAMU SEDANG MEMBACA
Musdalifah
RandomDear : ifa Aku Musdalifah, anak ke7 dari 7 bersaudara. Aku bercita-cita menjadi ustadza. Dan awal cinta pertamaku itu hancur banget. Yah dulu aku terlalu nakal untuk mencintai dan menyombongkan diri. Aku mulai sadar saat aku mempermalukan diriku...
