Hari ini adalah hari yang kutunggu. Bagaimana tidak, hari ini adalah hari pertamaku sebagai siswa SMA. Banyak yang bilang, masa SMA adalah masa masa yang paling indah. Aku penasaran, benarkah adanya?
Aku menunggu bus di halte dekat rumahku. Hari itu sangatlah ramai. Tak heran, hari ini adalah hari pertama masuk sekolah setelah hampir sebulan liburan. Saat bus tiba, aku pun duduk ditempat biasa. Didekat jendela sebelah kanan urutan ke 4. Aku selalu duduk disana, walaupun ramai sekalipun, kursi itu selalu setia untuk kududuki. ~kyaaa~
Bus menurunkanku di halte nomor 101 yang tak jauh dari sekolah baruku itu. Ohiya, aku bersekolah di International Art School. Sekolah ter-favorit, ter-populer, ter-elite, ter-dabest asik asik joss. *eh
Kuberjalan sendiri memasuki sekolah. Cukup banyak orang yang berada di lapangan. Khusus anak baru, diadakan apel pembagian kelas sebelum memasuki ruang kelas.
"Hei" ucap seseorang sambil tersenyum kepadaku.
"Ah.. hallo?" jawabku sambil tersenyum canggung.
"Namaku Bae Jihyun, panggil saja Jihyun. Nama-mu siapa?" tanyanya penasaran sambil mengulurkan tangannya.
"Kim Hana, just call me Hana" jawabku sambil berjabat tangan dengannya.
"Uwaahh.. kamu pinter bahasa inggris ya, ajarin aku dong Hana" pujinya.
"Ah, tidak kok. Aku masih dalam proses belajar" jawabku malu malu.
Setelah berkenalan dengan teman baru pertamaku itu, apel dimulai. Kepala sekolah International Art School pun memberi sambutan yang kemudan dilanjutkan dengan pembagian kelas.
"Kelas X Vokal 2, Kim Hana" ucap salah satu staff International Art School.
Uwahh.. ternyata aku masuk kelas X Vokal 2. Saat pembagian kelas aku tidak dengan teman baruku, Jihyun. Ia berpamitan untuk baris disebelah adiknya.
Selesai apel, aku mencari kelas. Sekolahku sangatlah besar dan luas. Hingga ada petunjuk jalan layaknya di jalan. Untunglah, aku bisa menemukan kelasku dengan cepat. Staff tadi menunjukkannya langsung kepadaku.
Sampai di kelas, kulihat ada beberapa orang yang telah duduk di kursinya masing masing. Aku bingung harus duduk dimana dan dengan siapa. Tiba tiba...
"Hana!!" teriak seseorang.
"Jihyun-shi!! Wah .. you are my classmate" ucapku bahagia.
"Duh.. Hana kalo ngomong jangan pake bahasa inggris dong, apalah dayaku ini yang cuma bisa ai yu wi they hi si it" ucapnya dengan lucu.
"Hahaha.. iya iya, maaf ya. Cari tempat duduk aja yuk? kamu sebangku aja udah sama aku" ajak ku.
Kami pun mencari tempat duduk. Hasilnya, kami duduk di urutan ke 2 dekat dengan pintu. Aku berada disebelah kanan Jihyun. Dan pastinya, Jihyun berada disebelah kiriku. Hari ini hanya perkenalan biasa. Sepuluh jam pelajaran di sekolah hanya diisi dengan perkenalan dan istirahat saja. Bosen banget dah.
-------------------------------------- S k i p -------------------------------------
Hari kedua mulai dimulai kegiatan belajar mengajar. Hari itu pelajaran vokal. Kami melakukannya di ruangan vokal. Saat itu, kami dites untuk menyayikan lagu apapun untuk melihat kemampuan menyanyi kami. Saat itu aku menyanyikan lagu dari Jung Seunghwan "If it is you"
neol baraboda
jeomjeom manggajyeo ganeun nal algin halkka
jugeul geot gatado
neon naege ol ri eopsdaedo
ttan gosman boneun neoran geol arado
geureon neoreul nan
noheul sun eopseul geot gata
Tepukan dan sorak sorai terdengar setelah diriku selesai bernyanyi. Banyak yang memujiku. Senyum manisku pun tak bisa kutahan lagi, bahagia kurasa.
"Wah.. siapa namanya? aku lupa. Suaranya cetar sekali" ucap teman sekelasku yang masih kutak tahu siapa.
Setelah selesai bernyanyi, aku izin untuk ke toilet. Kemudian, aku pergi ke kelas untuk minum karena tenggorokanku ini sangatlah kering. Tibanya di kelas, aku melihat seorang laki laki yang sedang duduk di kelas. Aku hendak menanyakan kenapa ia tak mengikuti pelajaran vokal. Namun, saat hendak bertanya, aku terjatuh. Dan botol minumku mengenai tangannya.
"Apaan sih lo, baru kenal udah gini!!" ucapnya sambil memarahiku.
"Ah, sorry, gue nggak sengaja. Tad.." ucapku.
Belum sampai selesai bicara, dia telah memotong perkataanku,
"Alah udahlah, pergi sana!"
Aku pun meninggalkan kelas dan berlari menuju ruang vokal dengan perasaan penasaraan. Siapa dia? Kenapa aku baru melihatnya? Apakah dia classmate-ku?
Thanx yang udah baca. Lagi belajar nulis ini, soalnya moodnya lagi bagus.
I hope you like it although have lots of lack.
YOU ARE READING
My Classmate
Teen FictionHari pertama masuk sekolah merupakan hal yang telah ku tunggu selama ini. Sekolah baru, ruang kelas baru, juga teman teman baru. Everything is new. Tapi, moodku tiba tiba berubah setelah bertemu dengan seorang cowok dingin nan keras seperti es batu...
