TANGIS DIMALAM VALENTINE

145 12 12
                                        

AKU Amira Nusa Khaira. Aku berumur 17 tahun. Aku anak pertama dari 3 bersaudara, ceritaku berawal pada saat seminggu sebelum hari valentine.

Sudah seminggu aku tak dapat kabar dari pacar ku Rahel Putra Nusantara, aku mencoba menghubunginya melalui via telfon bahkan aku mencoba kerumahnya, tapi nihil yang aku dapat.

Aku sangat mencintai pacarku Itu aku mencintainya karena dia memperlakukan ku layaknya seorang ratu, tapi sekarang dia menghilang layaknya ditelan bumi, tak biasanya dia seperti ini.

Malam ini adalah malam Valentine, malam dimana semua orang merayakan hari kasih sayang, aku hanya diam dikamar dan berharap kekasihku menghubungiku.

Lamunanku dikagetkan dengan bunyi telvon, aku pun bergegas mengambil hp ku berharap Itu adalah telvon dari kekasihku. Tapi kekecewaan yang aku dapat ternyata Itu adalah telvon dari Dion sahabat pacarku.

"Hallo Amira aku mau kamu kerumah sakit sekarang" tut.... tut......tut....., telvon mati sebelum aku menjawabnya.

Aku pun bergegas mengambil tas dan langsung menuju rumah sakit, sesampainya disana Dion pun menghampiriku dan dia pun membawaku kesebuah ruangan.

Aku melihat orang yang ku sayangi terbaring lemah dengan bantuan oksigen, akupun menghampirinya sembari air mataku jatuh bercucuran layaknya air hujan yang deras.

Aku pegang tangan pacarku dan matanya pun menatap kearahku, "Aku minta maaf, aku sebenarnya Sudah lama mau bilang kalau aku mengidap penyakit kanker stadium akhir. Tapi aku tak mau melihat kamu sedih. Aku sayang kamu".

Rahel pun mengambil tanganku dan tangan Dion "Aku titip ratuku kepadamu sahabatku".

"AKU PAMIT, aku sayang kalian, dan Rahel pun menghembuskan nafas terakhirnya.

Haruskah Aku Memilih?Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora