Tok tok tok
"Faquita bangun sayang ayuk sarapan "ucap elen mama faquita
"Iya aku udah bangun kok mah iya nanti aku turun "
"Jangan lama lama ya sayang " ucap mama elen
Lalu faquita pun turun dan duduk di bangku nya
"Selamat pagi mah pah "
"Selamat pagi sayang " ucap daniel
"Emmmm langsung aja yuk sayang kta langsung makan aja "
Lalu mereka berbincang panjang lebar sambil tertawa tawa lalu arleta pun turun dari kamar dan melewati mereka begitu saja arleta sudah terbiasa dengan prmandangan sperti itu dan dia hanya acuh
"Arlet "panggil faquita
Lalu arleta hanya menengong dan seakan sudah paham dengan sifat arleta
"Lo gak makan dulu let "
Lalu arleta hanya melengos pergi
"Arleta " panggi daniel tegas
"Kamu itu ditanya sama kaka kamu .mau kamu tuh apa sih "ucap daniel dengan nada marah
Arleta masih menahan emosi nya
"Kamu denger gak yang papa ucap kan tadi "
Lalu arleta angkat bicara " hah dia nggak buta kan saya tidak ada waktu untuk membahas sarapan seperti ini "
"Ya terserah kamu mah bilang apa yang papa nggak perduli "
"Emang papa pernah perduli sama saya "lalu arleta pun pergi sambil mengendarai motor lalu sesampainya di sekolah di depan gerbang sekolah
Lalu arleta pun masuk kelas
"Arlet " panggil dian .ya memang arleta hanya mempunyai 3teman saja dian fiya dan reta karena arlet sangat acuh judes cuek tapi tak seperti otaknya yang encer seperti air
"Eh lo di knp "tanya arlet dengan wajah judes seperti biasa ya mungkin bagi ke tiga sahabat nya itu sudah tau apa masalah yang dialami arleta tapi mereka bisa apa mereka hanya bisa diam dan sebenarnya mereka ingin sekali membantu arleta jangan kan membantu membuat arleta bisa senyum aja udah sujud syukur
"Nggak sih tumben lo lemes blom makan " tanya fiya
"Kantin yuk ar nanti lo sakit kalo dipaksain " sambil menarik tangan arleta tapi arleta menepis nya dengan lembut
"Kalian aja yang ke kantin gua lagi gak laper"lalu arleta pun berjalan meninggalkan ketiga sahabat nya tersebut
"Kantin yuk laper gue " ajak reta
"Ayu deh eh di lo mau ikut kita gak ke kantin " ajak fiya
"Gaah gua nemenin arlet aja di dalem "
Lalu saat fiya dan reta kembali dari kantin melihat dian dan arlet duduk sedang berbincang seru tapi terlihat wajah arleta dia terlihat sedih
"Ehhh tuh bu dini dateng "ucap salah satu murid yang lain lalu mereka belajar
YOU ARE READING
Arleta
Teen FictionArleta zahira vina adalah anak yang kekurangan kasih sayang orang tua sehingga dia menjadi pendiam dan acuh pada keadaan pada suatu ketika ada lelaki yang mengubah hidupnya lalu laki laki itu pergi dari hidupnya bagaimana kehidupan arlet yg selanjut...
