Pagi itu, adalah pagi kenaikan kelas 1 Menuju kelas 2 di SMA Yarsil.
Elsa yang merupakan anak periang dan memiliki prestasi yang bisa dibilang lumayan ditempatkan dikelas 11 IPA unggulan, itu artinya ia harus berpisah dengan kedua sahabatnya yang bernama dila dan sasya yang ditempatkan dikelas 11 IPA 2. Dikelas 11 IPA unggulan elsa tidak kenal dan dekat dengan siapa-siapa otomatis ia harus beradaptasi ulang dengan teman-teman dikelasnya tersebut. Namun ada yang menjadi teman sebangkunya ketika masuk kelas unggulan bernama manda. Manda anak yang cantik, baik dan polossss sekali.
Hari ke hari elsa masih lebih nyaman untuk main menghampiri kedua sahabatnya dikelas 11 IPA 2, ketika ingin masuk kedalam kelas, Elsa berpapasan dengan seorang laki-laki yang wajahnya belum pernah ia lihat sebelumnya. Tinggi, kurus, dan terlihat pendiam. Elsa pun bertanya dalam hati "hah? Siapa nih cowok?" Ternyata dia masuk kekelas Dila dan Sasya kemudian duduk dikursi barisan terbelakang paling pojok sebaris dengan kursi Dila dan Sasya.
Elsa yang tidak pernah tertarik dengan laki-laki karena hanya menganggap laki-laki itu sebagai teman, tertiba kepo untuk menanyakan siapakah cowok tadi, dengan gengsinya Elsa bertanya pada Dila dan Sasya "eh dikelas kalian ada anak baru yah? Banyak kayanya yah ko kayanya daritadi mukanya asing-asing semua", lalu sasya menjawab "iyaaa ada 3 dikelas ini, kalo gasalah dikelas IPS juga ada 2, emang dikelas lu gaada?", Dila pun nyamber "Elsa mah mana sadar sih ada anak baru apa ngga.. apalagi kalo cowok. Dilirik juga ngga tuh" seraya meledek Elsa...
Elsa pun hanya tertawa kecil dan menjawab "iya kayanya gaada, soalnya gua aja anak baaru di kelas unggulan hehehe"
VOUS LISEZ
He, She, This.
Roman pour AdolescentsSejak TK, Elsa selalu lebih nyaman untuk bermain dengan cowok. Karena menurut Elsa, permainan cowok itu lebih seru, tidak membosankan dan cowok selalu jujur dalam persahabatan. Namun memasuki SMA, Elsa bertekad untuk bersahabat hanya dengan cewek-ce...
