Terngiang asa dalam labirin hati
Menusuk jiwa nan tajam
Mengingatkan kembali pada waktu yang telah berlalu.
Aku yang buta akan kebenaran
Aku yang larut dalam ambisi
Hanya karna pembodohan rasa
Terjerumus akan cinta.
Sekali lagi aku tak berdaya
Atas ketetapan hati yang terkoyak
Menderita dan bercucuran air mata.
Kini aku malu ...
Kini aku menyesal ...
Akankah tersisa bahu untukku bertumpu?
Mengadu atas penyesalan ku ...
YOU ARE READING
Kenangan
PoetryIngin ku musnahkan, namun aku tak berhak memaksa untuk melupakan. Kenangan yang begitu rumit, kenangan yang begitu manis, selalu terbayang difikiran. Biarlah kenangan ini ku torehkan disetiap bait puisiku, agar kamu yang telah mengisi disetiap halam...
