Saat itu tahun terakhir Lee Sungmin atau lebih tepatnya Cho Sungmin bersekolah di SM Senior High School. Sungmin di kenal dengan pribadi yang sangat baik, periang dan suka menolong orang lain. Karena kebaikannya itulah dia memiliki banyak teman dan di sayang oleh semua keluarganya tapi tidak dengan suaminya.
Suami? ya seorang Lee Sungmin sudah memiliki suami yang bernama Cho Kyuhyun. Sejak lulus Junior High School Sungmin sudah menikah dengan Kyuhyun akibat perjodohan yang di atur oleh keluarganya. Tidak ada seorangpun yang mengetahui pernikahan keduanya hanya keluarga dan kerabat dekat saja yang tau..
Cho Kyuhyun adalah seorang CO dari Perusahaan SM Company, yang sangat sukses di usianya yang ke 25 dia sudah menjadi orang terkaya ke 5 di dunia. Wajah tampan serta kaya raya banyak wanita yang tergila-gila padanya, tetapi karena sifatnya yang dingin tidak ada seorangpun yang berani mendakinya.
Pagi hari di kediaman keluarga Cho.
Seorang gadis yang sedikit mungil sedang berkutat di dapur membuat sarapan, dengan telaten dia membawa hasil masakannya ke meja makan yang tidak jauh dari tempatnya. Saat semua masakannya tertata rapi di meja makan dia melihat suaminya menuruni tangga dengan setelan jas yang pas dengan tubuh tingginya, sepertinya suaminya akan berangkat ke kantor.
''Oppa sarapan dulu sebelum berangkat ke kantor '', sapanya dengan senyum di bibirnya yang mungil.
Kyuhyun menghentikan langkahnya di anak tangga terakhir dia melirik sungmin sekilas dan berdecih.
''Makanlah sendiri aku tidak mau di racuni oleh masakan sampahmu itu'',
kyuhyun melanjutkan langkahnya. Dan terdengar bunyi tutupan pintu yang di gebrak kuat.
Sungmin hanya bisa terdiam, bukan hanya sekali dia di perlakukan seperti parasit oleh suaminya sendiri, Sejak awal pernikahannya sudah tidak ada harapan tapi karena dirinya yakin mungkin setelah lama menjalaninya suaminya akan mencintainya seperti dirinya dan kehidupan rumah tangganya akan berhasil. Bahkan sekarang adalah tahun ketiga pernikahan mereka tetapi tetap saja suaminya menganggapnya parasit di hidupnya. Mungkin jika dia pergi maka hidup suaminya akan bahagia.
''Oppa tunggulah sebulan lagi aku akan pergi dari hidupmu''. Bisiknya dengan air mata yang menetes di pipi putihnya.
'' Sungmin-ah apa kau punya rencana untuk liburan kelulusan nanti?'', Sulgi bertanya pada sungmin yang sedang duduk di kelasya.
''Entahlah Sulgi-ah, mungkin aku akan pindah rumah''. Sungmin menghela napas memikirkan nasibnya. Dia sudah tidak memiliki siapa- siapa lagi di hidupnya, sekitar satu tahun yang lalu eomma dan appanya meninggal akibat kecelakaan, sekarang dia hanya anak yatim piatu yang menumpang hidup pada suaminya.
''Sungmin-ah ikut dengan ku saja aku akan kuliah di London, kebetulan aku mendapat beasiswa kesana dan biaya hidupku selama di sana ditanggung, gimana?''
Sulgi dengan semangat mengajak sungmin untuk pindah bersamanya. Sulgi adalah sahabat Sungmin nasibnya juga tidak jauh beda dengan Sungmin dia juga anak yatim piatu.
Sungmin nampak terdiam apakah dia harus ikut dengan Sulgi? Atau menolaknya?. Bagaimana dengan kehidupan suaminya? Apakah suaminya akan bahagia kalo dia pergi?, Ya tentu saja Kyuhyun akan bahagia dengan kepergiannya . Akhirnya setelah beberapa lama terdiam Sungmin sudah memutuskan akan ikut dengan Sulgi. Sungmin terkekeh melihat tingkah Sulgi yang nampak cemas menunggu ke putusannya.
'' Baiklah aku akan ikut denganmu". dengan senyum menawan dia menjawab pertanyaan Sulgi. Sungmin makin terkekeh dengan tingkah Sulgi.
Sedangkan Sulgi dia sudah melompat-lompat seperti anak kecil karena senang dengan keputusan Sungmin, akhirnya dia akan punya teman di London.
Sungmin nampak tersenyum melihat foto pernikahannya dengan Kyuhyun dia akan mengingat suami tampannya itu sebanyak mungkin sebelum pergi meninggalkannya.
Tiba-tiba pintu di buka dengan kasar, terlihat Kyuhyun berjalan dengan lesu.
YOU ARE READING
She Is My Wife Not Yours
FanfictionIstri yang dulu ku abaikan dan tidak ku pedulikan dia telah pergi meninggalkan ku sendiri tanpa kata dan kabar. Setelah bertahun-tahun akhirnya aku bertemu istriku lagi, tetapi dengan status istri orang. Yang membuatku makin sedih dia bilang "aku ti...
