chapter 1.Pertemuan

30 7 0
                                        

sountrack this chapter: The vamps oh cecilia(breaking my heart)feat.shawn mendes

Aku membuka sepatuku dan meletakkannya di apartemenku,kubukakan pintu kamarku dan menghempaskan badanku ketempat tidur,aku menatap langit-langit tempat tidurku 'huhhh kenapa kehidupan ini seberat ini' batinku.aku kuliah di universitas of manchester salah satu universitas yang bergengsi diInggris,dua tahun lebih aku menghabiskan waktu di manchester sendirian karna orang tuaku tinggal di london dan memasuki semester ke lima membuat tugas-tugas kuliahku semakin menumpuk di tambah lagi aku harus melakukan pekerjaan paruh waktu di sebuah kafe di manchester,yah aku bukan anak konglomerat yang meminta apapun langsung diberikan kedua orang tuaku,aku harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan di inggris yang super mahal dan aku tidak mau membebani orang tuaku,dan jam menunjukkan pukul 6.00 pm dan aku harus pergi untuk melakukan kerja paruh waktuku,kafe yang jadi tempatku bekerja tidak jauh dari apartemenku  jadi aku hanya berjalan kira-kira 7 menit.di kesunyian kota machester hanya terdengar beberapa suara mobil dan langkah kaki,angin malam manchester berhembus kewajahku.

"hey nona"sapa seseorang,aku mendengar seseorang memanggilku dari belakang,aku takut itu hanya seseorang yang iseng dan aku terus melanjutkan langkahku dan aku mendengar langkah kakinya semakin mendekat

"hey..hey come on aku hanya ingin menanyakan alamat nona,dont scary"aku memberanikan diri untuk membalikkan badan dan aku melihat sosok pria tinggi dan memiliki fostor tubuh yah lumayan kekar,aku memandangi penampilannya its not bad "ada apa kau memanggiku?"aku menanyakannya dengan sedikit gemetar,bukan karna takut tapi suhu dingin manchester mulai menusuk ke tubuhku.

"aku orang baru di sini dan aku ingin mencarikan cafe di sekitar sini,apakah kamu dapat memberitahukan saya nona?"katanya dengan formal dan logat agak sedikit aneh yang aku yakin dia bukan orang inggris seperti aku,btw suaranya begitu seksi.

"Oh kebetulan sekali,aku bekerja di kafe di ujung sana"kataku sambil menunjuk kafe yang tak jauh dari tempat kami berada dan melangkahkan kakiku kesana.

"oh thank you"sambil mengikutiku dari belakang

Sunyi malam itu pun kurasakan lagi walalau pun aku bersama seseorang yang tak kukenal itu,kami sampai ke kafe tanpa ada sepatah katapun dalam perjalanan kami,aku ingin menanyakan namanya,darimana dia berasal namun gengsiku lebih tinggi dari rasa penasaranku.

"thank you"sambil mengajukan tangannya "namaku Rendra " aku menarik nafas panjang untuk mengurangi kegugupanku dan menjabat tangannya "cicilia,kamu bisa panggil aku sesil" aku melihat dia tersenyum omg he is so handsome,apasih kenapa aku jadi gini.

"jadi bolehkah aku duduk dan memesan makanan?"katanya sambil tersenyum dan melihat aku yang dari tadi menjabat tangannya,yaampun itu memalukan. Aku segera melepas tanganku dan masuk ke toilet untuk mengganti baju pelayan khusus kafe tempatku bekerja.

"hey sesil kenapa kamu lama sekali datang aku hampir terlambat untuk kencanku malam ini"gerutu caitlin,dia yang melakukan pekerjaan dari pagi sampai sore yah sebenarnya aku harus bekerja mulai jam 6.00 pm dan sekarang jam sudah menunjukkan pukul 6.25 pm

"oh caitlin maafkan aku kamu tau sendirikan dosen killer yang masuk hari ini,dia membuat kami pulang telat dari yang seharusnya"rayuku dengan muka yang sedih yah sebenarnya hanya kubuat-buat."tunggu apa lagi,apa kamu mau menambahkan keterlambatanmu itu,aku harus kencan.."belum sempat aku mendengar ocehannya aku langsung pergi ke toilet "siap bos"aku mendengar dia menggerutu "ohh astaga sesil"

CECILIAStories to obsess over. Discover now