Who

4K 89 2
                                        

"We got that power, power!!" suara Hyerin yang cempreng membuat eomma dan dongsaeng Hyerin menatapnya kesal.

Dongsaeng-nya bernama Jong Pal, "Noona, kamu kenapa?"

"Aniya, tidak usah hiraukan aku."

Ia kembali melanjutkan profesinya sebagai fangirl sejak umur delapan tahun. Dia adalah seorang EXO-L, Army, ReVeluv, dan masih banyak lagi.

"Kamu harus tau, Chanyeol itu lucu banget wajahnya gemesh," tutur Hyerin sambil menyentuh laptopnya dan memeluk boneka berwajah Chanyeol yang pernah ia beli sewaktu ingin menonton konser. Tetapi, ia gagal.

Hyerin belum pernah datang ke konser exo dikarenakan selalu ada halangan. Pernah sekali, ia sudah membawa tiket dan sialnya, ia tertabrak sepeda motor. Kedua, ia berniat membeli tiket dengan uang kumpulannya sendiri dengan bekerja part-time, tetapi uang tersebut dipinjam oleh Jong Pal.

Tawa Hyerin pecah saat menonton video 'Trying not to laugh-Exo' di youtube. Betapa imutnya D.O saat mem-pout-kan pipinya, sexy-nya Kai saat menatap layar, dan lain-lainnya. Hyerin menyukai semua itu.

Melempar bola kasti, eomma Hyerin menyuruh Hyerin untuk memberikan kunci rumah yang berada di seberang rumahnya, karena rumah itu akan dipakai oleh seseorang.

"Mwo? Shireoyo, aku tidak mau. Lagian, kenapa harus aku? Kenapa tidak Jong Pal?" tanya Hyerin kesal, kenapa selalu dia yang selalu disuruh-suruh.

"Omona, kamu kan lebih tua, harusnya menjadi contoh yang baik. Lagian, kamu juga besok tidak ada jadwal kuliah, 'kan? Jadi tidak ada alasan kamu sedang sibuk,"

"Aish, jinjja!"

Saat masuk ke kamarnya untuk ganti baju, ia jadi berpikir, apakah yang akan pindah itu cakep? aku harus dandan!

Ia memilah-milah pakaiannya dengan mengeluarkan semuanya dari lemari pakaian. Dan akhirnya, ia jatuh hati pada dress sederhana dengan warna pink pastel yang panjangnya selutut. Hyerin juga memoles wajahnya dengan bedak tabur favoritnya dan mengoleskan liptint pink miliknya yang warnanya cukup natural. Perfect!

Yap, semua khayalan tentang bayangannya yang akan bertemu cowok cakep, memiliki tetangga cakep, semuanya hilang saat dua orang culun yang datang saat Hyerin akan memberikan kunci rumahnya.

"Halo." sapa kedua laki-laki itu.

Hyerin langsung memberikannya dengan wajah datar dan langsung masuk ke dalam kamarnya. Ia merebahkan tubuhnya pada kasur miliknya sambil merutuki semua khayalannya. Hyerin mengetuk keningnya keras, sehingga ia meringis kesakitan sendiri. Ia mengganti pakaiannya dengan blouse peach panjang dengan celana pendek rumahan.

Tak lama, Hyerin memilih untuk menonton reality show yang menampilkan exo di layar televisi. Jong Pal yang sedang lompat tali berhenti sejenak saat melihat beberapa cowok sedang mengangkat kardus untuk dimasukkan ke dalam rumah. Mungkin itu orang pindahannya, pikir Jong Pal.

"Noona, tadi kamu sudah melihat wajah orang pindahan depan rumah kita?" tanya Jong Pal yang hanya dibalas anggukan oleh yang ditanya. "Bukankah yang kau lihat di televisi terlihat mirip dengan mereka?" lanjutnya.

Hyerin langsung melempar guling yang tadi dipeluknya tepat di wajah Jong Pal. "Kau menyamakan exo dengan dua orang culun tadi? Enyahlah, kau." komennya.

"Culun? Tetapi, bukankah mereka terlihat cakep? Apa menurutmu mereka jelek?" tanya Jong Pal lagi, memastikan bahwa noona-nya tidak sedang mengada-ada.

"Iya, jelek sekali."

Eomma Hyerin datang membawa kotak besar di hadapan Hyerin. "Taruh kue beras itu untuk mereka."

"Tunggu, mereka? Mereka siapa?"

"Tetangga baru kita."

Hyerin membelalakkan matanya. "Shireo, shireo, eomma. Mereka sama sekali bukan tipeku."

"Berikan atau kamu bayar kuliah pakai uang sendiri?"

"Arasseo, na ganda."

Hyerin mengambil kotak berisi kue beras manis tersebut dan berjalan ke rumah didepannya. Ia memasuki ruang makan dan meletakannya di meja.

"Aish, baunya sangat menggoda. Kue beras ini enak dimakan saat sedang hangat seperti ini. Ah, eottokhe? Perutku benar-benar ingin melahapnya sekarang," ujarnya pada diri sendiri.

Hyerin membuka tutup kotak tersebut dan mencium bau kue beras manis yang membuat siapapun langsung tergoda. Ia menatap kue itu dengan tatapan menginginkan. Tangannya mulai mengulurkan ke arah kue tersebut dan hap, salah satu kue sudah tersentuh oleh jari-jari nakal Hyerin.

"Satu saja, ya?"

Ia menyuapkan kue beras manis tersebut ke dalam mulutnya dan mengunyah dengan lahapnya sampai membuat ia tersedak. Dilihatnya kulkas yang berada di dekat situ, Hyerin langsung membukanya dan mengambil botol minum yang berada di dalam situ. Ia meneguk air tersebut setengah botol.

Saat itu, ada suara ketukan langkah dari arah samping kanannya. Dengan gayanya yang masih meneguk minuman, ia melotot melihat siapa yang ada di hadapannya.

Byurr...

Air yang tadinya berada dalam mulutnya menyembur ke wajah tampan yang sangat diidolakan oleh Hyerin.

Wae? Ige mwo-ya? Kenapa exo ada di hadapan ku? Exo tetanggaku?!

****

Nb : don't forget to vote and comment ^-^

EXO Next DoorWhere stories live. Discover now