“Salsa kamu kenapa ?” Haris bertanya kepada salsa. Sudah tiga hari salsa mengurung diri di kamarnya. ’tok..tok..tok..’ haris kembali mengetuk pintu kamar salsa.
“salsa..” panggil haris untuk yang kesekian kalinya. Pintu sedikit membuka, dari dalam keluar salsa dengan wajah yang sembab kelihatan bahwa ia habis menangis.
“salsa kamu kenapa ?” haris bertanya seraya mendekati salsa. Haris memeluk adik perempuan satu-satunya itu.
“dhea...shinta...ridho...semuanya ninggalin aku..” salsa kembali menangis dalam pelukan haris.
“sudahlah.. mereka sudah tenang di sana” kata Haris sambil mengelus punggung adiknya yang tengah menangis di pelukannya.
“tapi.. mereka uda janji sama ku, mereka tuh gak bakal ninggalin aku..” Salsa menangis lebih kencang dari sebelumnya. Haris tau kejadian yang menimpa teman-teman adiknya.
--------------------------------------------
Saat itu tepatnya seminggu sebelum mereka tamat dari jenjang SMA, salsa sedang berada di koridor sekolah.
Ia berjalan sambil membawa buku-buku pelajaran di tangannya. Salsa berjalan menyusuri koridor menuju kelasnya.
Tiba-tiba di depan pintu kelas berdiri tiga anak perempuan yang benci dengan Salsa yaitu amelia, chrisse, dan sari. Melihat kedatangan salsa mereka serentak mendorong salsa sampai jatuh,
“aduh.. apa-apaan sih ini ?!” Salsa terjatuh bersama dengan buku yang dipegangnya.
“Ha..ha..ha” amelia, dkk tertawa sambil menjauhi salsa. Salsa terdiam sedih. Dhea dan shinta datang menghampiri salsa yang masih terduduk sedih di lantai,
“aduh salsa kamu kenapa ?” tanya shinta. Salsa mulai menitikkan air mata.
“Salsa, kamu kenapa nangis ?” tanya Dhea seraya menghapus air mata salsa dengan sapu tangannya.
“kenapa sih amelia, salsa, sama chrissie gak pernah baik sama ku !” salsa menangis. Ridho yang baru berbelok di koridor langsung berlari menuju depan kelas seketika melihat salsa menangis.
“salsa kamu kenapa, kok nangis ?” tanya ridho.
“biasa do ACS bikin ulah lagi” kata dhea. ACS adalah singkatan dari Amelia, Chrissie, sari.
“aduh.. gak bosen ya gangguin salsa terus !” kata ridho.
“udah..udah yuk masuk ke kelas malu dilihatin orang-orang” lanjut ridho seraya membantu salsa untuk bangkit dan menuntunnya ke kelas.
Tak lama setelah mereka masuk ke kelas jam pelajaran pun dimulai. Salsa melirik ke arah amelia yang melihatnya dengan tatapan sinis dan tertawa kecil. Salsa kembali melihat papan tulis. Mr.Reza menerangkan bahwa besok seluruh murid diliburkan karena menyambut hari wisuda kelas 12. Anak-anak di kelas 12-IPA hanya mengangguk tanda mengerti.
BEL JAM ISTIRAHAT BERBUNYI
Anak-anak kelas 12 berhamburan keluar kelas terutama anak laki-laki mengejar antrian pertama siomay, Ridho pun termasuk dari salah satu yang mengejar antrian pertama. Sesampainya di kantin Ridho langsung mengantri dan syukur ia dapat di urutan kelima.
“empat ya pak !” kata ridho ke bapak yang berjualan siomay seraya menyodorkan uang dua puluh ribu. Setelah membeli siomay ridho menyusuri koridor menuju ke kelas.
YOU ARE READING
your lier
Teen FictionPerjalanan sekelompok sahabat yang di dalamnya terdapat kisah Cinta yg tak kesampean... Ada apa dengan mereka..?? Yuk baca ceritanya... And always out if the box😁
