Tuhan selalu punya rencana entah itu baik ataupun buruk... Tapi rencana yang diberi pasti tak lebih dari kemampuan orang yang diberi rencana itu...
Seperti halnya seorang gadis bernama Destin, ia hidup bersama ibu, adik dan kakaknya.. Sedangkan ayahnya sudah meninggal sejak ia berumur 8tahun..
Gadis ini mempunyai keluarga dan sahabat yang selalu mendukungnya.. Bobby sahabatnya dari smp hingga sampai saat ini menginjak SMA.. Hari-hari yang dilewati Destin adalah mengikuti kegiatan osis dan banyak menghabiskan waktu bersama teman-teman cowoknya... Bukan karena dia tomboy hanya saja dia lebih merasa kalau berteman dengan laki-laki lebih menyamankan daripada dengan perempuan, ia bukan tipe orang yang suka bergosip.. Hidupnya selalu seperti itu banyak cowok yang menyukainya tapi tak pernah ia terima, karena menurutnya bersahabat lebih menyenangkan daripada berpacaran... Namun hidupnya berubah sejak saat dia mengikuti Osis juga...
Awal dari segalanya adalah saat dia akan mempersiapkan kegiatan sekolah...
"Bob, pulang ini rapatkan?" tanya Destin
"Iya Des" jawab Bobby.. "oke oke, makasih ya" balas Destin lagi
"Iya masama"
Seperti yang dibilang bobby kalau sehabis pulang kami harus rapat utk membicarakan kegiatan sekolah yang akan diadakan minggu depan.. Saat rapat kak donghyuk mengganggu destin terus sampai yang lainnya pada menggoda Destin dan juga Donghyuk
"Udah dong kak, jangan ganggu kenapa sih" ucap Destin risih dengan Kak Donghyuk yang mengganggu.. "nggak ah seru gangguin elu" balas kak donghyuk "serah kakak ae lah" balas destin sambil merengut.. "Hahaha iya deh nggak gue ganggu lagi" kekeh kak Donghyuk... Tak terasa waktu pun sudah menunjukkan pukul 7 malam rapat pun selesai.. Destin pun segera berlari ke arah gerbang depan utk menunggu jemputannya sampai tiba-tiba ada sebuah motor yang berhenti didepan Destin..
"Belum dijemput dek?" tanya Kak Donghyuk. "Keliatannya gimana?" tanya Destin lagi.. "hehehe belum ya" balas Kak Donghyuk sambil cengengesan.. "Ha tuh udh tau kenapa masih nanya kak" balas Destin jutek
" Ya elah jutek amat lu jawabnya dek.. Yaudah pulang sama gue aja yuk" tawar Kak Donghyuk.. Destin pun terdiam masih berpikir untuk pulang sama kak Donghyuk atau tidak, sebenarnya dia malas tapi karena kakaknya sepertinya nggak menjemputnya.. Jadi akhirnya Destin pun menerima tawaran kak Donghyuk.. Di sepanjang jalan mereka berdua berbincang-bincang.
"Dek ntar tunjukkin gue jalan kerumah lu ya".. "Iya kak"
"Eh tumben jawabnya nggak jutek lagi?" tanya Kak Donghyuk.. "Karena kalo gue jawab jutek ntar lu nurunin gue di tengah jalan kak" balas Destin.. "Hahaha nggak lah masa gue jahat nurunin cewek malam-malam ditengah jalan" balas Kak Donghyuk sambil terkekeh.. "mana tau lu kek gitu kan kak" ucap Destin lagi. " ya enggak lah. Oh iya dek kalo ntar lu kesusahan ngerjain tugas buat kegiatan atau butuh bantuan bilang gue aja ya" ucap kak Donghyuk. "Iya kak" jawab Destin.. Setelah perbincangan itu mereka, hanya diam di atas motor hanya si Destin memberi tau jalan menuju rumahnya dan akhirnya pun sampai dirumahnya Destin, Destin pun turun.
"Makasih kak udah mau nganter" ucap Destin "iya sama-sama dek, besok jangan lupa rapat lagi ya dek. Yaudah gue pulang dulu.. Dah" ucap kak donghyuk..
Destin pun masuk kedalam rumahnya dan langsung menuju kamarnya, dan tak lupa iya juga bergegas untuk mandi karena badannya sudah terasa gerah, setelah itu iya langsung merebahkan badannya ke kasur sambil membuka hpnya... Tiba-tiba ia mendapat satu notification.
You have one notification
Line
Donghyuk_kim menjadi teman Anda
You have new message
Donghyuk_kim addback dek
Destin💕 udah kak
Donghyuk_kim oke makasih yaa
YOU ARE READING
DESTINY
Short StorySeorang wanita menemukan jejak takdir disekitarnya.. Takdir yang mau tidak mau harus diterimanya
