Di Antara Kalian ー D'Masv

76 3 0
                                        

Lupakan aku, kembali padanya, aku bukan siapa-siapa, untukmu.









=.=.=

"Sampe kapan kamu mau kayak gini, Bram?"

Nitha, gadis itu menatap kosong jalanan di depannya. Dia sama sekali tak mengindahkan Bram yang sibuk dengan sketsa gambarnya di atas A3 itu.

"Kayak gini gimana?" Bram menggigit pensilnya dan menghapus tepian goresan di atas gambaran dasar.

"Kita nggak bisa main belakang kayak gini. Ayu itu temen aku, dan nggak bisa aku mainin dia. Dosa kalau aku terus sayang sama kamu."

Bram menghentikan aktifitas menggambarnya. Dia menatap Nitha yang mengusap kening dengan sikap frustasi.

"Aku sayang kamu, Nith. Kamu tau alasan aku nerima Ayu karena kamu. Aku nggak mau kamu sedih. Dan kamu bilang bahagiamu adalah Ayu. Makanya aku nerima dia."

"Iya, dan aku salah, Bram. Nggak seharusnya aku bilang gitu. Dan kalau pun terlanjur kalian bisa pacaran, nggak seharusnya aku main api sama kamu, Bram. Ini salah. Aku nggak mau."

"Terus mau kamu gimana? Kita udah punya hubungan selama ini. Kalau kamu mau aku putus sama Ayu, aku bisa lakuin itu sekarang. Gitu?"

"Bram plis, ngerti dikit dong!"

"Kamu yang harusnya ngerti aku, Nith! Bahagia itu nggak harus mengorbankan perasaan kamu demi orang lain! Dan semua itu omong kosong karena aku ngelakuin hal yang sama buat kamu. Buat hubungan kita!"

Setelahnya, Bram mengemasi peralatan gambarnya dan pergi. Dia meninggalkan Nitha yang sedang bimbang.

Bram: aku harap kita masih
dalam satu perasaan yg sama
meski aku udah bertekad utk
putus sama ayu

Pesan itu baru saja masuk. Dan Nitha baru saja merasa separuh dari hatinya menghilang. Entah lantaran Bram yang baru saja meninggalkannya.

Atau Ayu yang akan meninggalkan Nitha nantinya.

『tumpukan cerpen』Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora