Akad nikah pun berlangsung 1 jam yang lalu di gedung yang cukup mewah. Ali hanya mengundang beberapa teman dan keluarga. Ali sangat bahagia bisa menikah dengan Prilly, apalagi Prilly sudah menjadi miliknya. Ingat hanya MILIKNYA.
"Cie Aunty udah nikah sama Om Ali." Goda Rachel. Sementara Prilly hanya tersipu malu akibat Rachel yang menggodanya.
"udah kamu jangan godain aunty Prilly." Kata Ali.
"Cie yang sudah jadi nyonya syarief." Kata mama Ali goda.
"Apaan sih ma." Kata Prilly dengan muka memerah.
"Aunty, Rachel pesen dedek bayi." Kata Rachel dengan polosnya.
"iya Rachel, 10 dedek bayi juga sanggup kita bikin." Kata Ali dengan sombongnya
"Kamu kira bikin itu enak apa?" Kata Prilly melotot ke arah Ali, dan mencubit perut Ali.
"Aduh sakit yang," Kata Ali merintih kesakitan. Untung cinta ya si Ali wkwk.
"Emangnya bikin dedek bayi itu gimana caranya aunty? Pasti bikinnya pakai tepung ya." Mereka bertiga pun tertawa. Bagaimana bisa bikin dedek bayi pakai tepung.
"Kok pada ketawa." Kata Rachel semakin binggung dengan tingkah laku mereka bertiga.
"Cuma lucu aja, mana ada bikin dede bayi pake tepung yang ada bikin dedek bayi pakai cinta." Kata Ali menjelaskan dengan lata-kata sedikit lebay.
"Cinta itu apa?" Kata Rachel yang tidak mengerti apa artinya Cinta? Sementara Prilly hanya mengelengkan kepalanya.
"Om Ali gak bisa jelasin sekarang, nanti kamu sudah bertumbuh besar pasti tau artinya cinta."
"Nanti malam pertama ya mama minta Ali jangan main kasar." Kata mama Ali mengingatkan.
"Ok, mommy." Kata Ali setuju.
"Nek, maksud om Ali jangan main kasar itu apa nek, Rachel ga ngerti." Kata Rachel
"Sekarang kamu masuk ke kamar ya Rachel." Kata Mama Ali menyuruh Rachel masuk ke kamar. Karena kalau Rachel semakin lama disini bisa-bisa otaknya bisa diracuni. Kan gawat.
"Iya nek." Kata Rachel menuruti ucapan neneknya, dengan segera Rachel pergi ke kamarnya.
"Terus satu lagi mama minta hadiah."
"Hadiah apa?" Tanya Ali.
"Hadiah cucu." Muka Prilly semakin sudah padam bukan padam lagi sekarang sudah panas kayak air mendidih akibat digodai Mama mertuanya sedari tadi
"Ok, siap." Kata Ali.
********
Prilly pun gugup apalagi hari ini adalah malam pertamanya dengan Ali. Ia justru takut akan malam pertamanya, ia bener-bener gak siap untuk melayani Ali.
"Yang, aku mau mandi dulu." Kata Ali.
"Yaudah kamu mandi."
"Kamu gak mau mandi bareng aku." Kata ali menaik turunkan Alisnya.
"Gak mau, nanti malah makin lama kalo ad-" ucapan Prilly terpotong karena Ali mencium bibir Prilly, dan seketika Ali pun kabuuuur.
"A....l......iii....." teriak Prilly. Ai dikamar mandi yang mendengar ocehan Prilly pun menutup telinganya.
******
Setelah Itu Ali keluar dari kamar mandi. Ali hanya memakai celana. Dan tubuhnya memakai handuk.
"Aaaa......" kata Prilly menutup matanya.
"Kamu kenapa Prilly, malu ya lihat tubuh aku, kan aku udah jadi suami kamu, nanti kamu akan kebiasa."
"Iya, please kamu pakai baju."
"Iya-iya aku pakai baju."
"Li." Kata Prilly gugup
"Hmmm."
"Maaf hari ini aku gak bisa layani kamu."
"Gapapa, aku gak akan paksa kamu kok."
"Gapapa nih." Kata Prilly merasa bersalah.
"Iya Prill."
"Sekarang aku boleh peluk kamu."
"Boleh Li."
Ali pun mencium kening Prilly dan mengucapkan," good night Istri tersayang."
"Good night too suami tersayang."
Mereka berdua pun akhirnya terlelap.
******
Bersambung.....
Comment ya
Jumat, 28 juli 2017
YOU ARE READING
Love my husband (CTBS Season 2)
Fanfiction#567 fanfiction ( 20 okt 2017) lanjutan dari cintaku terkait baby sister, harap baca season pertamanya dulu ya cuzz baca aja yuk Cover by me
