#5

94 9 1
                                        

Part kemarin cepet ya update nya… Ide lagi nongol sih tumben-tumbenan xixixi.. 

Bentar lagi SuJu comeback yaa, duuuuhhhh seneng bangetttt 

Oh ya, udah liat KoKoBop? 

Sumpah deh Baekhyun seksi banget pake model rambut kek gitu 

Oke, mari ga usah banyak cingcong… As usual, 

NO COPAS, NO PLAGIAT, NO HARSH WORDS, NO REBLOG/REPOST W/O FULL CREDITS 
—————————————————————–

Hari yang damai. Atau setidaknya itu yang Han Aquila rasakan. Hanya sesekali Hyukjae berceloteh, bercerita tentang lelucon garing yang sudah sering ia dengar. Yah, dia tetap tertawa demi kesopanan. 

Kim Kibum. Laki-laki dengan kacamata bertengger di tulang hidungnya itu benar-benar abstain hari ini. Biasanya pemuda itu suka merecokinya. Yah, tidak sepenuhnya merecoki juga. Hanya melontarkan sepatah dua patah kata yang membuatnya memutar bola mata jengah. Seperti, ” Bisa kudengarkan itu sekarang, Kilaa-ssi?” atau kalau tidak ” Bukankah ini sudah saatnya kau beribadah?” 

Oh come on, tanpa Kibum beritahu pun Kilaa juga sudah tahu kapan jadwalnya sholat. Untuk apa laki-laki itu repot-repot melakukannya? Toh tak ada gunanya karena Kilaa selalu ingat. 

Dan dengan abstainnya Kibum hari ini, Kilaa jadi merasa harinya terlalu tenang. Hanya ada sedikit keributan gara-gara Hyukjae, tentu saja. Tapi entah kenapa, ini terasa berbeda. Ini agak, kosong. Ya, kosong. Atau entahlah. 

Dia memandang keluar jendela. Ranting-ranting tanpa daun bergoyang dibelai angin musim dingin yang beku, yang menelusup dari celah kecil jendela yang terbuka. 

Tubuhnya bergetar. Dia kedinginan. Diusapnya pipinya yang dingin. 
Aneh. Biasanya dia tidak sampai sebegininya. Seingatnya juga suhu hari ini tidak serendah kemarin. Harusnya hari ini lebih hangat, bukan? Tapi kenapa dia lebih menggigil dibanding kemarin?

DIFFERENCE Where stories live. Discover now