INTRO : I'm Sorry, I Love You

4.1K 277 4
                                        

Maaf aku telah menyakitimu. Aku mempermainkanmu dalam waktu 1 bulan. Itu waktu yang lama, kan? Sekali lagi, Maafkan aku.

Tapi percayalah, Aku mencintaimu bukan karena penampilan fisikmu, seperti wajahmu, tubuhmu, atau apapun itu yang berkaitan dengan luarmu.

Aku mencintaimu, aku tidak tahu bagaimana aku harus menjelaskannya. Tapi, aku yakin pada perasaanku.

"TIDAKK!! DIAMM DAN JANGAN SENTUH AKU ATAU DEKAT-DEKAT DENGANKUU!! HENTIKAN OMONG KOSONGMU ITU, DAN MENJAUHLAH! SUDAH JELAS KAU HANYA MENJADIKANKU BAHAN TARUHANMU. AKU TIDAK MAU MENDENGAR APAPUN LAGI, AKU MEMBENCIMU BAJINGAN!!!"

Dan kata-katamu masih terus terngiang difikiranku. Saat kau menamparku, aku baru sadar betapa aku menyukai cubitan kecil dari kedua tanganmu sewaktu kita pergi ke Lotte World. Saat kau menangis didepanku, aku baru sadar betapa aku menyukai senyumanmu hanya karena aku membawakanmu chessecake. Saat kau berkata bahwa kau membenciku, aku baru sadar betapa aku tidak pernah bisa melepaskanmu.

"Bukankah aku sudah bilang untuk tidak ikut bermain taruhan bersama Taehyung dan Hoseok? Sekarang, rasakan sendiri akibatnya"

"Aku menyesal, aku mencintainya"

Aku benar-benar mencintainya

❤❤❤

Dia benar-benar sudah mempermainkanku. Aku mendengarnya sendiri, dia berkata bahwa aku, penampilanku, semuanya jelek.

Menyebalkan, sialan.
Aku membencinya.

Dia menerbangkanku ke langit ketujuh, tapi disaat aku sedang menikmati Eksosfer itu, dia mendorongku dengan keras begitu saja, sehingga ketika aku terjatuh mencapai daratan bumi dengan rasa yang begitu menyakitkan.

Aku sudah terbiasa sejak dulu; semua orang akan tulus kepadaku hanya ketika melihat diriku yang asli; mereka tidak akan pernah menyukaiku apa adanya.

Aku membencinya. Benar-benar membencinya.

Semua kenangan tentangnya memang mampu membuat jantungku kembali bersemi.

Tapi,
Air mata lebih mendominasi fikiranku.

Aku jatuh cinta, dan menangis kesakitan bersamaan.
Apakah ada yang lebih menyedihkan daripada itu?

Aku terus berfikir, aku harus membencinya.
Tapi, hatiku tak mau melepaskan sosoknya. Hatiku terus berkata; Kau mencintainya, kau mencintainya, kau mencintainya.

"Apa kau mencintainya, Yoongi? Jujurlah padaku. Kita sahabat,bukan?"

"Jin, sudah kubilang seratus juta kali padamu, aku tidak mencintainya"

Dan disaat aku berkata seperti itu, rasanya ada seratus pisau dibawah kakiku. Seratus belati menusuk dari semua arah. Berusaha memberiku hukuman atas kebohongan dan kemunafikan-ku

"Aku merindukanmu"

Aku rindu bagaimana kau menyanyi diseberang telfon. Aku rindu bagaimana kau memanggil namaku dengan suara sexy-mu. Aku rindu tertawa bersamamu, disampingmu. Aku rindu tertidur dibawah pohon berdua denganmu sambil mendengar beberapa musik ballada yang indah. Aku rindu melihat kehidupanmu, saat kau tidur, saat kau sedang serius bermain game 'Overwatch' kesayanganmu itu, saat kau memakan kue mochi asal Jepang dengan lahapnya, saat kau sedang menari dengan ekspresi dinginmu sekaligus ke-sexy-an mu itu, saat apapun itu, aku benar-benar ingin masuk kedalam duniamu lagi.

Tapi, aku sadar bahwa kau tak mencintaiku.
Aku sadar, banyak gadis yang turut mengincarmu dan aku hanya salah satu dari mereka, bukan menjadi satu-satunya diantara mereka.
Aku sadar, kau tidak bisa melihat kedalamku.
Aku sadar, bahwa kau sama dengan yang lain.

I'm Sorry, I Love YouBağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin