Dia telah menelanku
Menelanku dengan kerinduan
Aku dipeluk awan
Sehingga gelap, dan tampak petir yang selalu terlintas
Mengapa?
Kamu selalu berlari dalam pikiranku
Mengejarku seperti layang-layang
Tapi jangan salah
Mengejar layang-layang
Yang putus
YOU ARE READING
Beside You
PoetryJemariku selalu dihentakkan. Mengikuti alur memoriku. Karena dalam hampaku. Pasti ada memori yang entah itu rapuh atau kuat. Dan hal itu ada dalam catatanku. Beside you~
