Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pertama,Aku mencintaimu dengan begitu dewasa,tidak diumbar,dan dipamerkan,cukup hati saja yang tau bahwa kita saling mencintai.
Poni yang menutupi dahi mu saat itu ,kau duduk diantara rimbunnya pohon yang teduh,Aku menyapamu.
Aku menanyakan tentang kenapa kau duduk sendiri,kemana dia yang kau kasihi sepenuh hati,kau menjawab "Aku disakiti". Wajahmu seketika memerah,air mata mu mengalir begitu derasnya,tanpa berpikir panjang,aku menawarkan selembar tisu untuk menghapus air matamu. Kau menyuruhku untuk pulang,aku menyuruhmu untuk tetap tenang.
Aku mulai tertarik denganmu,dengan apa yang kau punya,dengan apa kekuranganmu yang dapat aku terima,dengan segala kesediaan hati,hatiku sudah terbuka lebar sekali.Aku sudah lama menginginkanmu,bahkan kau masih menginginkanya,pertama aku mengutarakannya kau mengatakan "Aku takut jatuh cinta lagi",Bagaimana rasanya Seseorang yang takut jatuh cinta dicintai oleh orang yang juga takut dengan cinta,sehingga segala kekurangan saling kita tutupi bersama,Namun kau menolaknya.
Keesokan harinya,wajahmu cukup gembira,senyum indah menari Diatas bibirmu yang sedang merekah,aku bertanya "kenapa" pada tingkahmu yang membuat hatiku menerka nerka,apakah karena ucapanku semalam,atau karena ada hal lain yang membuatmu bahagia,kau menjawab dengan santainya "Dia akan kembali padaku untuk selama lamanya itu janjinya".
Perlahan detak jantungku seolah berhenti sejenak,kaki ku seolah tak bisa lagi berpijak,mata ku sayup dengan kehadiranmu di pandanganku,yang dapat digerakkan hanyalah mulutku yang berkata dengan tidak ikhlasnya ia mengeluarkan kalimat derita yang berbunyi "ohh..Baguslah".
Aku perlahan mulai meninggalkanmu,melupakan kenangan tentangmu,menyuarakan sakit,aku perlahan mulai bangkit,Aku mulai bangkit,dan aku mulai bangkit,Otakku penuh dengan kalimat "Aku Harus sukses,apapun caranya". sehingga kelak kau akan mengerti,bahwa aku adalah yang Menulismu,Dan kau adalah yang menolak untuk membaca sehingga,kesombonganmu akan luntur begitu saja.