We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Menyapa dalam diam

42 0 0
                                        

Mentari kembali bersinar, semua masih sama seperti biasanya. Rutinitas pagi dimulai pada tempat yang sama yaitu sekolah. Sepercik harapan yang masih sama, aku melangkahkan kaki dengan gontai. Mata yang tidak bisa bekerjasama, membuat pagi itu terasa sangat lengkap. Aku tidak memiliki alasan mengapa aku pergi ke sekolah, tetapi tidak ada alasan juga untuk tak datang.

Kebosanan yang penat seketika terpecahkan, oleh sesosok figur yang melangkah mencuri lamunan. Sepertinya hati sudah mulai terpikat pesonanya. Di tengah sulitnya mencari celah untuk menyapa, ternyata masih ada kode yang gagal membuat peka. Akhirnya aku paham, bila ini waktu yang salah. Sembari mengumpulkan keberanian, biarkan aku tetap menyapa mu dalam diam dan menatap mu dari kejauhan.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Nov 15, 2017 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Serpihan Kata Cerita Usang  Stories to obsess over. Discover now