Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

01

38 5 4
                                        

CHAPTER 1 : THE SAMPLE

SAMPLE ONE :
KJM-01

Anak laki-laki itu termenung didalam sel nya.

Tidak ada satupun yang dapat mengganggu lamunannya.

Karena memang tidak apapun diruangan sempit itu.

Bahkan setetes air pun tidak ada. Sel itu benar-benar kosong, kering,

dan panas.

Ia bingung kenapa di sel yang cukup besar ini ia merasa kepanasan.

Tenggorokannya kering karena dehidrasi.

Keringat pun bercucuran mengalir di pelipis anak itu.

Karena tak tahan, ia bangun dari lamunannya.

Ia melepas bajunya yang sudah penuh dengan keringat.

Penasaran, ia mencari sumber panas yang membuat sel ini layaknya neraka.

Ia berjalan mengelilingi sel, lalu mencoba menyentuh dinding sel itu. Ternyata dari sinilah sumber panasnya tempat ini. Begitu menyentuh ia reflek menjauhkan tangannya dari dinding karena rasanya seperti menyentuh besi panas.

Ia pun menjauhi dinding dan kembali duduk dilantai.

Ia meperhatikan sekeliling sel. Sel ini jauh berbeda dengan kamarnya. Kamarnya sangat luas lengkap dengan berbagai perabotan mahal didalamnya. Ia tidak pernah merasa kepanasan disana. Kehidupannya sebelumnya sangat mewah.

Tapi entah karena apa, ia bisa ada disini. Yang bisa dia ingat adalah ia tiba-tiba pingsan dan ada didalam sel ini.

Anak itu lalu memandang pintu di ujung sel, memikirkan cara mendobrak pintu berlapis besi itu-saat tiba-tiba ia mendengar bunyi pintu yang perlahan terbuka.

krieeeeek

"Oh tidak," batinnya "Suster aneh itu lagi"

Ya, suster dengan baju putih dan kacamata lab warna merah setiap hari datang ke sel nya dan menyuntikan cairan aneh. Kadang ia dijadikan percobaan layaknya mainan. Ia tidak bisa melawan ataupun berkutik sedikitpun karena sebelum melakukan percobaan, suster itu menyuntikan cairan hijau terang ke tubuhnya yang membuatnya lemas.

Pernah ia ditenggelamkan kedalam bak berisi air selama berjam-jam. Pernah juga ia disiram dengan air mendidih.

Tapi anehnya,
Dia tidak apa-apa.

Tapi ia tetap takut jika suatu saat suster itu melakukan percobaan yang fatal.

Ia pun memutuskan hal gila.

Saat pintu terbuka ia tidak berpikir panjang lagi. Ia langsung berlari menabrak suster yang mendatanginya.

Ia berlari secepat mungkin didalam lorong. lorong itu gelap sehingga ia tidak bisa melihat apapun.

Walaupun begitu, ia tetap berlari karena sudah bertekad untuk keluar dari neraka ini.

Baru beberapa langkah berlari, tiba-tiba ia merasakan sengatan di punggungnya dan ia langsung terjatuh. Ternyata seseorang baru saja menyengatnya dengan listrik.

Orang itu pun mencengkram bahu si anak dan segera mengeluarkan suntikan dari saku nya yang berisi cairan hijau terang. Jarum suntik itu dimasukannya ke nadi lengan kiri anak itu dengan dosis berlebihan. seketika anak itu tidak sadar lagi.

Anak itu pingsan.

Suster yang ditabrak anak tadi pun datang. Ia membungkukan badannya berulang kali pada orang itu, sepertinya ia sedang minta maaf. Tiba-tiba lampu di lorong menyala—seperti ada seseorang yang menyalakannya—dan terliahatlah sosok orang itu;

Ternyata ia adalah seorang wanita. Ia mengenakan jas lab putih dengan rok pendek se paha. High Heels yang dia pakai sangat pas dengannya. Rambut palsunya juga terlihat rapi. Tetapi wajahnya tidak terlihat karena masker yang dipakainya.

Wanita itu tidak menghiraukan permintaan maaf suster malah ia membentaknya;

"Apa kau terlalu bodoh untuk membiarkan anak ini lari?! Ia sampel pertama ku dan kau membiarkannya kabur?! Kau tidak tau bagaimana sulit aku mendapatkannya?!"

Suster itu masih membungkuk-bungkukkan badannya tanpa berkata apapun.

"Baiklah aku memaafkanmu sekarang. Jika kau mengulanginya lagi aku tidak akan sungkan untuk menghabisimu. Sekarang berikan aku hasil percobaannya." Ucap wanita itu

Sang suster segera memberi sebuah hologram yang selalu ia bawa ditangannya. Hologram itu berisi data mengenai anak itu—bukan, sampel itu.

Wanita itu membaca data dengan teliti. "Hm, hasilnya positif. kekuatannya adalah air. tetap jaga suhu ruangan itu tinggi untuk mengurangi resiko ia menggunakan kekuatannya. Walaupun ia belum mengetahui kekuatannya kita harus tetap berantisipasi. Sekarang bawa dia kembali ke sel." perintah wanita itu

Suster itu langsung melakukan apa yang diperintah nya

"KJM-01, kira-kira percobaan apa lagi yang akan aku lakukan padamu?" bisik wanita itu dengan seringai yang menyeramkan.

***

gimana perkenalan tokoh nyaa?
pada tau kan dia siapaa?
ini aku terinspirasi dari fanfiction luar negeri terus aku remake deh:3
maaf kalo mbosenin:((

ditunggu vomment nya yaa^^

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Jun 20, 2019 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

lost - exoHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora