"Kenapa lo suka sastra? Kenapa suka teater? Kenapa lo suka Risha?"
"Saya suka sastra karena saya suka nulis, suka teater karena cuma disana saya bisa mengekspresikan kesedihan saya tanpa mereka tahu itu akting atau bukan. Saya bukan cuma suka Risha, tapi cinta. Dan cinta gak perlu pake alesan."
"Lo suka nulis?"
"Iya, karena cuma disana saya bisa berkata tanpa mengeluarkan suara."
"Udah pernah jadi tokoh utama?"
"Belum. Karena di dunia nyata pun saya gak pernah jadi tokoh utama,"
Kota Bandung akan menjadi saksi bisu kisah mereka. Dan perbedaan akan menjadi halangan terberat mereka.
Apakah perbedaan dapat menyatukan mereka?
YOU ARE READING
Diferento
Teen FictionVenya Sachi Deanta dan Emir Agusti Wijaya, dua remaja yang sangat memiliki banyak perbedaan. Bandung, akan menjadi saksi bisu tentang kisah percintaan mereka, patah hati, dan persahabatan. Dapatkah perbedaan menyatukan mereka?
