Prolog

163 24 7
                                        


"Uyy.. Apa kabar lo? Kangen banget gue sama lo shil, kangen nge-bully lo maksudnya, hahahaha"

Sapa Reina yang berjalan dari pintu gerbang sambil menepuk pundak Shilla dari belakang dan sontak gadis itu terkejut.

"Bisa gak sih lo gak usah ngagetin gue kaya gitu rein? Gak lucu" Balas Shilla dengan nada kesal.

"Elah shil biasa aja keleus,
Baperan amat lo jadi orang. Lagian hari pertama disemester ini seharusnya lo semangat kek kaya gue" Balas Reina lagi.

"Bodoamat. Mulai deh lo berisiknya" Shilla membalas ucapan Reina dengan malas karena gadis itu lagi unmood dan tidak ingin diganggu.

Yaa Reina adalah sahabat Silla yang super duper rese dan berisik. Mereka bersahabat sudah cukup lama dari jaman SD, SMP bahkan sekarang mereka di SMA yang sama. Walaupun Reina suka berisik dan kepo tingkat maksimaaaal, tapi hanya kepada sahabatnya itulah Shilla bisa mencurahkan segala isi hatinya, menurut gadis itu Reina adalah sosok pendengar yang baik dan terkadang bisa memberikan solusi yang baik disaat ia lagi bingung.

"Rein, lo udah tau bakal di kelas mana?" tanya Shilla kepada sahabatnya itu.

"Nih anak bego atau apa sih, lo tau sendiri kan gue baru datang dan dari tadi gue bareng lo."

"Yaudah daripada lo sewot kaya gitu mending kita liat aja di papan pengumuman, biasanya kan ditempel disitu."

Mereka pun berjalan menuju segerombolan siswa/i yang sedang melihat nama mereka untuk menentukan dimana kelas mereka masing-masing.

"Shil, kita bakal sekelas gak ya?" tanya Reina.

"ihh ogah gue satu kelas sama lo, dari SD sampe SMA masa bareng lo terus, bosan gue"

"Ahh Shilla lo jahadddd bangeddd. Gak ada gue aja nyariin lo"

Shilla pun terkikik geli lalu membalas ucapan sahabatnya itu.

"dihh alay lo. Iya iya sahabatku tersayanggg. Gue cuma bercanda hahaha"

Mereka pun tertawa bersamaan kemudian melihat nama mereka di papan pengumuman yang menampilkan deretan nama-nama Siswa/i serta kelas dan jurusan dikertas yang tertempel itu.

Semoga gue gak sekelas sama Vino. Ngeliat sekilas wajahnya aja udah bikin gue kesal, apalagi kalo sampe sekelas, gue gak mau nginget kenangan pahit waktu gue pacaran sama dia dulu. Batin Shilla.

"Woyy shil, ngelamun aja lo. Udah tau belum lo dikelas mana?" teriak Reina dan sontak Shilla terkejut.

"Ehh.. Iya iya ini gue lagi liat, hemm gue di 11 IPA 1. Kalo lo Rein?" tanya Shilla.

"Berati kita gak sekelas, gue di kelas 11 IPA 3. Btw, gue sekelas ama mantan lo si Vino"

Entah mengapa mendengar nama itu, hati Shilla terasa sakit ada sesak didalamnya, bahkan sampe saat ini dia belum bisa melupakan cowo itu, padahal dengan mudahnya Silla dicampakkan begitu saja.

"Terus kalo lo sekelas sama dia kenapa? gue GAK PEDULI!" bales Shilla dengan nada yang sedikit ditekan kan.

"Yaaa kali aja lo mau nitip sal..."

Belum sempat Reina menyelesaikan ucapannya, tangan Shilla udah mendarat untuk menjitak kepalanya.

"Lo kalo ngomong mikir. Ya kali gue ngelakuin hal sekonyol itu. Gue udah ngelupain dia"

"Awww. Sakit Shilla begooooo"
Balas Reina mendengus kesakitan.

Bener-bener kebohongan yang nyata, ya kali gue bisa ngelupain dia, bahkan gue udah coba tapi tetep aja hati ini menolak. Batin Shilla.

"Elah shil. lu move on paling cuma pencitraan doang." ucap Rein sambil terkikik geli.

"Terserah lo aja. Gimana bahagia lo aja." balas Shilla dengan tatapan datar.

KRINGGG!! KRINGG!!

Bel tanda masuk pun berbunyi, para siswa/i pun masuk ke dalam kelas baru mereka masing-masing.

Shilla pun berjalan menuju kelasnya dengan sedikit malas.

"duhh beradaptasi lagi nih gue, semoga temen kelas gue kali ini gak rada aneh" Shilla mendengus pelan.

saat Shilla berjalan menuju kelasnya, ada seorang gadis cantik berkulit putih dan memiliki senyum manis menghampirinya.

"Lo kelas 11 IPA 1 juga ya? Tanya gadis itu dengan senyum manisnya.

"Ehh iyaa gue 11 IPA 1, kalo gitu kenalin gue Reyshilla Putri Alexa, tapi panggil aja gue Shilla."
Balas Shilla sambil mengulurkan tanggannya.
kemudian mereka pun berjabat tangan.

"Jadi nama lo Shilla ya? Gue sering liat lo kok waktu kelas 10 dulu. Cuma gue gatau nama lo siapa"

"Ehh iya ya? Hahaha berasa terkenal nih gue. Btw gue gak pernah liat lo dulu, guenya aja kali ya yang kurang gaul"

"Ehh astaga gue lupa perkenalin diri, kenalin gue Aliscia Nasution, panggil aja gue cia"

"ohh.. Salam kenal ya" balas Shilla dengan senyum ramahnya"

"Sipp. Masuk kelas dulu yuk, ntar kita cerita lebih banyak lagi deh."
Ajak cia kepada Shilla.

Keduanya pun berjalan menuju kelas dan mereka pun duduk di kursi dan memilih untuk duduk sebangku.


----

A.n

hulaa semua😌 aku coba bikin cerita nih. Masih newbie banget dan baru beberapa bulan yg lalu gabung di wattpad😖
Maaf kalo banyak kesalahan atau alurnya yg gaje batttt :'3
Kritikannya ya, karna aku masih pemula(;;

C H A N G E DWhere stories live. Discover now