Unfair - Oneshoot

26 8 13
                                        

Ps. Coba baca dambil dengerin mulmed ☝ dijamin makin mewek😂 eh tapi sebelumnya cari terjemah dari lagu On Call - Luhan ye biar tau artinya ehehe

Happy reading❤

***


"Kita sudahi saja hubungan ini. Aku sudah bosan denganmu"

Gadis itu mati - matian menahan tangisnya ketika mengucapkan kalimat itu pada kekasihnya -ah lebih tepanya sekarang menjadi mantan kekasihnya.

"Tidak! Kau pasti bercanda" lelaki yang di hadapannya itu langsung menatap gadisnya yang memasang ekspresi dingin.

"Aku tidak bercanda Lu! Aku serius, aku ingin mengakhiri hubungan ini" gadis itu mengangkat kepalanya lalu menatap lurus pada lelaki yang di duduk di hadapannya.

"Ada apa denganmu Sera! Ini sama sekali bukan dirimu"

"Sudah cukup! Aku hanya ingin kita berakhir Luhan!" Sera melontarkan kata - katanya dengan keras membuat beberapa pasang mata melihat ke arah mereka berdua yang saat ini tengah berada di cafetaria kampus.

Luhan langsung menarik pergelangan tangan Sera lalu membawanya ke taman belakang kampus yang lebih sepi.

"Berikan alasan yang lebih masuk akal jika kau memang benar - benar ingin hubungan kita berakhir" ucap Luhan dengan tegas.

"We're different and we can never be together"



**

Aku merasa jika takdir sungguh tidak adil padaku. Aku terpaksa harus berpisah dengan seseorang yang sangat kucintai. Hatiku sakit mengatakan kalimat itu pada Luhan. Sungguh aku ingin menangis saat ini juga, namun aku menahan tangisku ketika di hadapan Luhan.

"We're different and we can never be together"

"Jadi itu alasanmu? Bukankah kau tidak mempermasalahkan status sosial kita? Aku kira kau berbeda Sera." Luhan menatapku dengan pandangan yang sulit diartikan.

Maafkan aku Lu, aku terpaksa melakukan ini. Aku tidak ingin kau dan keluargamu mendapatkan hal buruk mengingat kakakku yang kejam itu menentang dengan keras hubungan kita -batinku berbicara.

"Itu dulu Luhan karena aku masih bodoh dan dibutakan oleh cinta. Dan untuk saat ini aku sadar jika kau bukan yang terbaik untukku, Sehun jauh lebih baik daripada dirimu!" teriakku padanya.

Luhan mengetahui tentang Sehun, lelaki yang menjadi sahabat karib kakak lelakiku yang berusaha mengejarku meski dia mengetahui fakta bahwa aku telah memiliki Luhan.

Rasanya aku ingin menampar mulutku setelah mengucapkan kalimat menyakitkan itu pada Luhan. Namun semua ini demi kebaikan kami berdua. Aku tidak ingin kakakku menyakiti Luhan dan keluarganya. Mungkin ini akhir dari kisah cintaku dengan Luhan yang sudah terajut selama empat tahun. Aku tidak tahu bagaimana kedepannya aku menjalani hidupku tanpa Luhan.

"Baiklah, aku memang tidak pantas untukmu Sera. Kau berhak mendapat yang jauh lebih baik dariku. Terima kasih untuk empat tahun yang telah kita jalani"

Shit. Rasanya dadaku seperti terhimpit oleh sesuatu. Sesak. Mataku sungguh panas ketika mendengar kalimatnya.

Perlu kau tahu Lu, kau lah yang terbaik selama ini. Maafkan aku Luhan, maafkan aku -jeritku dalam hati.

There's nothing someone like you, Luhan.

"Izinkan aku memelukmu untuk yang terakhir, Sera"

Aku tidak sanggup untuk menjawab. Aku hanya bergeming. Sedetik kemudian dia memeluk tubuh mungilku yang hanya sebatas dadanya. Aku merasakan kehangatan ketika dia memelukku, namun segera aku lepaskan pelukannya ketika aku menyadari ada dua mata yang tengah memperhatikanku dari kejauhan.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 30, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Unfair (Oneshoot)Stories to obsess over. Discover now