31. He is Not Your Abang

3.7K 582 17
                                    

setelah hubungan gue dengan mas jinyoung berakhir, hidup gue kembali seperti biasanya.

pas awal batal tunangan sih gue galau.

yaiyalah.
baju, cincin, seserahan segala macem udah siap, tapi acara tunangannya batal. gimana gue ngga sedih coba?

tapi sekarang gue udah baik-baik aja.

mas jinyoung udah berangkat ke amerika. gue do'ain dia dapet istri disana.

sedangkan gue sekarang udah ngga mau terlalu terobsesi untuk nikah muda. biarin aja lah, ntar juga jodoh gue dateng sendiri.

"jis, mau gue kenalin sama temen gue ngga?" tanya mas taeil disela-sela ngerjain tugas kantor.

"ngga deh mas." jawab gue ogah-ogahan.

"biar lo ngga galauin si jinyoung mulu." seru mas taeil.

"siapa yang galau sih mas? orang gue udah biasa ini." ujar gue.

"padahal temen gue ganteng banget loh jis."

"emang siapa il?" tanya mbak wendy penasaran.

"itu si sehun." jawab mas taeil.

"jangan mau jis,  si sehun itu suka gonta ganti cewek." seru mbak wendy.

"iya mbak, sekarang gue udah ngga mau buru-buru nikah."

-

-

-

-

-

"jis, ada yang jemput di depan." seru mbak wendy.

gue cepet-cepet masukin barang-barang gue ke dalam tas.

tumben banget abang jemputnya cepet. biasanya gue yang harus nungguin dia.

"kok tumben abang jemputnya cepet." guman gue sambil jalan di samping mbak wendy.

"bukan abang lo yang jemput." ujar mbak wendy.

"lah terus siapa mbak?" tanya gue penasaran.

"ngga tau jis, orangnya ganteng gitu."

penasaran, gue mempercepat langkah gue.

sampe depan gue liat mas taeil ngobrol sama orang yang mbak wendy maksud.

"taeyong?"

yang punya nama noleh, "udah selesai jis?"

gue ngangguk sambil jalan deketin taeyong.

"pantesan lo ngga mau gue kenalin ke temen gue, udah ada gebetan baru ternyata?" ujar mas taeil ke gue

"ngga mas, taeyong ini temen gue." jawab gue.

"masak?" tanya mas taeil.

"udah udah, ayo pulang il." ujar mbak wendy menengahi.

"tuh, pulang sana." seru gue pada mas taeil.

"yaudah, duluan ya jis, dek taeyong." ujar mbak wendy.

"iya mbak." jawab gue dan taeyong serempak.

setelah itu mas taeil dan mbak wendy pulang. gue dan taeyong juga siap-siap mau pulang.

"kok lo bisa jemput gue yong?" tanya gue pada taeyong.

"kebetulan gue lewat sini, dan udah jam pulang kerja juga kan, jadi sekalian jemput lo."

"kalo gitu gue harus kabarin bang jin dulu biar dia ngga jemput gue di kantor."

"gue udah bilang abang lo kalo gue yang jemput kok."

"kok bisa?"

finding the groom [taeyong x jisoo] [complete]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang