22. Club

3.3K 547 10
                                    

pas malem minggu, bobby beneran ngajakin gue jalan.

"jis, lo pengen jalan kemana?" tanya bobby sambil nyetir dengan pandangan yang tetep fokus ke jalan.

"terserah deh bob." jawab gue yang dibalas dengan anggukan sama bobby.

"oke."

-

-

-

-

-

-

-

-

-

gue menyesal bilang 'terserah' sama bobby, karena sekarang gue malah berakhir di sebuah club malem.

kalo mamah papah gue tau gue di tempat beginian, udah abis gue.

ini pertama kalinya gue masuk ke club, dan menurut gue tempat ini sama sekali ngga cocok buat gue.

gue ngga suka bau rokok, alkohol dan juga suara musik yang terlalu keras. tempat kaya gini bikin kepala gue pusing dan perut gue mual.

"jis, baru pertama kali kesini?" tanya bobby.

gue yang duduk di sebelah bobby cuma mengangguk singkat.

"ngga papa jis, sekali-sekali kesini." ujar bobby lagi.

"iya." jawab gue singkat.

"mau pesen minum apa jis?" tanya bobby lagi.

"jus jeruk aja deh." jawab gue.

"oke." jawab bobby.

ngga lama, minuman gue sama bobby datang.

gue udah haus banget, tapi mau minum takut.

meskipun ini cuma jus jeruk, gue takut ada obat tidur atau semacamnya di dalamnya, kaya di tv tv itu.

sementara gue cuma diem, bobby udah siap menegak minumannya.

karena gue penasaran, sebelum minuman itu sampai di tenggorokan bobby, gue tanya dia "bob, itu alkohol?"

bobby cuma ngangguk.

fix bobby bukan calon suami yang baik.

"kalo lo mabuk ntar gimana pulangnya?" tanya gue.

"tenang aja, toleransi alkohol gue tinggi kok. segelas dua gelas ngga bakal bikin gue kobam." jawab bobby, lalu dia langsung menegak habis minumannya.

duh, bisa-bisanya gue ada di tempat ini.

ngga lama kemudian, bobby kedatangan temen-temennya.

"hai bang mino, hanbin." ujar bobby, bergantian tos sama dua temennya.

"ini siapa bob?" tanya orang yang dipanggil bang mino sama bobby.

"pacar baru?" timpal hanbin.

"oh iya, kenalin ini jisoo, masih temen." bobby mengenalkan gue sama dua temannya.

"jisoo." ujar gue memperkenalkan diri.

setelah itu bobby ngobrol panjang lebar sama temennya.

dia cuma sesekali aja ngajak ngomong gue, sekalinya ngomong yang ditanyain "bosen ya jis disini?"

udah tau gue bosen, ya ayok pulang.

setelah beberapa lama, datang rombongan cewek-cewek yang pake baju seksi ke meja gue. mereka ngobrol akrab banget sama bobby, mino, hanbin.

makin malem makin ngga bener nih.

gue udah ngga betah.

gue ngajakin bobby pulang, tapi dia bilang mau pulangin guenya jam 11, soalnya gue pernah bilang jam malam gue jam 11.

dan sekarang ini masih jam 10 an.

gue ngga bisa tahan selama se jam.

gue harus keluar pokoknya.

yaudah, gue cari cari alasan aja bilang mau ke toilet, abis itu gue kabur dari tempat ini.

"bob, gue mau ke toilet dulu ya." ujar gue memotong pembicaraan bobby dengan hanbin.

"iya. berani sendiri?" tanya bobby.

"iya." jawab gue pasang muka jutek.

terus kalo ngga berani lo mau temenin gitu?

finding the groom [taeyong x jisoo] [complete]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang