Nama nya Rangga. Nama panjangnya Rangaaaaaaaaaa. Nama lengkapnya Rangga Saputra Jastin. Sahabatnya hanya Reihan Brizkie. Murid kesayangannya Bu Ani semasa di SMP. Murid berprestasi di bidang Paskibra. Pernah jadi Ketua OSIS semasa di SMP. Pernah menolak perempuan yang naksir sama dia karna cuma numpang famous.
🖌🖌🖌
Rangga menarik nafas nya kuat kuat dan bersiap untuk melanjutkan pendidikan kembali di jenjang SMA setelah menyelesaikan pendidikan SMP di Padang dan juga menetap disana untuk mengikuti ayah nya bekerja di Padang.
Rangga dan keluarganya kembali ke Jakarta setelah pekerjaan ayah nya di Padang selesai. Rangga dibekali ilmu yang cukup setelah lulus dari SMP di Padang. Kemudian ia dibekali juga mobil dan beberapa fasilitas lainnya yang diberikan oleh sang ayah.
Hari ini adalah hari pertama dimana Rangga mulai sekolah di SMA Bungur. Rangga tidak mengikuti MOS(Masa Orientasi Siswa) karna sewaktu SMA Bungur mengadakan MOS ia masih berada di Padang untuk menunggu ijazah SMP nya keluar.
Rangga mendapat kabar dari teman SD nya sekaligus teman SMP Rangga dulu yang sekarang juga bersekolah di sekolah yang sama dengannya. Namanya Reihan Brizkie. Dulu semasa SMP Rangga dan Reihan dikenal dengan murid berprestasi . Dikarenakan mereka berdua memiliki wajah yang tampan, berbadan tinggi dan bisa dibilang idaman cewek cewek.
Reihan memberitahu Rangga bahwa mereka berdua mendapat kelas yang sama,yakni kelas X IPA 2. Otomatis mereka akan duduk di meja yang sama dan bersebelahan.
🍃🍃🍃
"Woy pr apaan aja ni?" Rangga bertanya pada teman laki laki nya dikelas.
Rangga adalah tipe anak laki laki yang cuek dan mudah bergaul dengan siapa saja.
Makanya jangan heran bila Rangga menanyakan hal tentang pr kepada teman teman nya yang baru dikenal sehari itu.
Mungkin kalian akan berfikir kalau Rangga itu bukan tipe cowok yang dingin, melainkan tipe cowok yang bisa meluluhkan hati cewek. Kalau kalian berfikiran begitu, kalian salah.
Rangga memiliki kepribadian yang terbalik dengan Reihan. Reihan adalah sosok cowok yang di idam idam kan oleh cewek mana saja. Reihan adalah cowok yang taat beribadah, memiliki sopan santun, ramah, tertutup, mudah peka bila diberi kode, dan perasa.
Apabila ada cewek yang mendekati Reihan justru dengan senang hati Reihan menerima. Tapi bukan berarti dia rakus atau apa, tapi kalo ada satu cewek yang udah bikin Reihan jatuh hati Reihan ga akan segan segan buat berjuang dan mempertahankan nya meskipun cewek itu berkhianat sekalipun. Karena prinsip Reihan adalah ia membuka pintu hatinya untuk siapa saja bisa masuk, tapi kalau ia sudah merasa nyaman maka salah satu dari mereka yang sudah masuk tidak akan bisa keluar.
Lain hal nya dengan Rangga. Dari SD ia pernah menyukai adik kelas nya, namun ditolak dengan alasan yang tidak jelas. Kemudian pas SMP Rangga mengetahui jika ada seorang perempuan yang menyukainya, dan Rangga berusaha mendekati. Kemudian Rangga memutuskan untuk berhenti mengejar cewek itu karena sang cewek diketahui hanya ingin menjadi terkenal bila berpacaran dengan Rangga dan memanfaatkan kebaikannya.
Sejak saat itu Rangga menutup hatinya. Ia hanya bisa sekedar mengagumi dan membuat siapa saja yang ia dekati nyaman. Tanpa tersakiti. Rangga memiliki tipe berbalik dengan Reihan yakni, jika Reihan mudah peka maka Rangga sangat sulit untuk peka. Bahkan ia sendiri tidak mengerti apa itu peka. Dan perasa. Rangga juga bukan tipe cowok yang perasa.
Makanya, siapaun yang didekat Rangga akan merasa bosan jika berlama lama. Soalnya Rangga sangat sangat cuek dan dia bisa saja meluluhkan hati cewek dengan membuat cewek itu nyaman. Namun bisa saja tiba tiba dingin.
"Lagian orang sekolah ini mah kaga sekolah" Reihan menjawab pertanyaan Rangga tadi.
"Yee Han, bukan gitu. Masa lu kaga tau maksud nya" sahut Rangga
"HAHAHAHA iye iye tau" jawab Reihan sambil ketawa
Semua siswa siswi kelas 10 IPA 2 sedang sibuk masing masing. Mengerjakan PR yang hampir semua nya dikumpulkan pada hari ini. Ada yang saling contek, ada yang serius sendiri, ada yang sok bisa padahal ga bisa, dan macem macem deh.
Rangga dan Reihan mengerjakan PR bersama sama dengan anak laki yang berada satu baris dan bersebrang kan dengan meja mereka. Yap mereka adalah anak laki laki dari kelompok KB atau Kacau Balau. KB adalah sebuah kelompok yang baru terbentuk dan beranggota kan 10 perempuan hitz IPA 2 dan 11 laki laki hitz IPA 2.
Rangga dengan terburu buru mengerjakan dan menyelesaikan semua PR agar ia bisa bersantai santai.
🍃🍃🍃
"Aduh aduh udah mau apel lagi anjir telat nih gua mampus dah"
Dengan langkah terburu-buru seorang perempuan dengan rambut panjang sebahu dan dengan jam hitam andalannya menaiki anak tangga. Sempat tersandung, namun tidak menghentikan langkah nya untuk segera sampai dikelas 10 IPA 2.
Setelah sampai didepan kelas, perempuan bermata coklat tadi mendengar suara berat anak laki laki. Ia berfikir, dari sekian anak laki laki dikelas ini belum ada yang akil baligh atau puber. Tapi, suara laki laki ini menandakan dia sudah puber. Siapa dia? Perempuan itu mencoba untuk mencari tahu sumber suara itu darimana, apa mungkin ada anak kelas 12 yang datang kesini? Tapi buat apa?
"Dira, Dira, lu ngapain didepan pintu? Gc masuk PR numpuk gila, lo malah santai santai" seru Saras
Lantas itu membuat Rangga menghentikan permainannya. Rangga yang daritadi didepan papan tulis sedang bermain main dengan Faisal pun menoleh ke arah pintu. Mata hitam Rangga dan mata coklat perempuan itu bertemu. Mereka saling tatap.
"Woy Indira, malah bengong lagi" panggil Gema yang melihat Indira berdiri terpaku didepan pintu.
Rangga menoleh ke arah Gema. "Namanya Indira?" Batin Rangga
Rangga buru buru berlari ke belakang untuk ikut ngobrol dengan anak KB yang laki laki. Namun mata Rangga tidak lepas dengan memperhatikan Indira.
Kringg....kringg....kringg....
Bel untuk melaksanakan apel pagi pun berbunyi. Sontak seluruh siswa siswi kelas 10 IPA 2 kaget. PR mereka semua nya belum terselesaikan namun apel pagi menghalangi mereka untuk menyelesaikan.
"Gila udah kayak orang pacaran aje ada apel apel segala" ucap Rangga
"Ye si bego, ini apel kayak semacam pengarahan bukan apel pacaran malem minggu" sahut Putra.
"Ayok cepet cepet turun kebawah apel mau dimulai" ucap salah satu anak OSIS yang sudah berdiri didepan pintu kelas 10 IPA 2.
Seluruh siswa siswi yang ada dikelas langsung menutup buku dan bersiap siap buat keluar kelas dan menuju lapangan.
🍃🍃🍃
Halo!!!
Hehehe cerita nya di unpublish dulu ya, soalnya aneh.
Jangan lupa vote dan komen yaa:))
Nur Aini,
Author yang sedang pusing gara gara keujanan🤒
CZYTASZ
IndiRangga
Dla nastolatkówMenunggu, sampai titik jenuh nya tiba *a story by Nur* Menyatu. Jadilah seperti yang kalian mau. Bukankah Indira selalu menunggu untuk bisa bersatu? Indira mengamati selembar kertas yang sudah menjadi kapal kecil diatas air yang menggenang. Ini w...
