. . .
Apa yang paling ku sukai didunia ini?
Uang? Pria?
Ayolah, apakah kau bercanda? Aku masih terlalu belia untuk memikirkan hal membingungkan itu.
Langit..
Itu yang paling kusukai dari pertama kali aku melihatnya.
Indah..
Tak ada kata lain untuk menggambarkan nya.
Srekk srekk..
Aku menoleh refleks ke sumber suara itu,
Ah, itu kupu-kupu! Sayapnya tertusuk ranting semak berduri di taman tempat ku berada sekarang.
Omo.. kasihan sekali, pasti sangat sakit, pikirku sambil sedikit meringis.
Aku mendekati semak berduri itu, dan melihat kupu-kupu cantik itu bergerak dan semakin memperdalam duri yang menancap di sayap rapuh nya.
"Ya.. jangan bergerak cantik," ucapku lembut sambil berusaha melepaskan kupu-kupu itu dari cengkeraman duri-duri yang pastinya amat menyiksanya itu.
Kupu-kupu itu sudah terlepas, tapi dia tidak terbang pergi, malah memutari tubuh ku.
Apa ia berterima kasih kepada ku? Pikirku geli.
"Eun-ya, ayo masuk, kita makan siang!" Teriak eommaku dari dalam rumah mewah dibelakangku itu.
Aku menghela napas sejenak, lalu berdiri.
"Sampai jumpa lagi, kupu-kupu! " ucapku seraya berlari menjauh dari tempatku berada tadi.
. . .
Eunseo tengah terlelap dikamarnya setelah makan siang, itu normal bagi anak berusia 14 tahun itu untuk tidur siang.
Dan sekarang sudah jam 5 sore,
Mata yeoja kecil itu terbuka perlahan, ia menolehkan kepalanya ke jendela.
Langit berwarna jingga adalah kesukaannya setelah langit biru siang hari.
Ia tersenyum singkat lalu beranjak menuju kamar mandi untuk membereskan dirinya.
5 menit kemudian, yeoja kecil itu keluar dari kamar mandi dengan wajah segar.
Ia berencana untuk berjalan-jalan sebentar disekitar rumahnya.
. . .
Ah, aku harus kerumah Alien bodoh itu untuk mengambil buku pr liburan musim panas ku, yang sudah satu minggu dipinjam, ralat, dirampas oleh alien sinting itu.
Yang kumaksud tentu saja temanku,
Kim Taehyung.
"Eomma, aku keluar sebentar ya, ke rumah Taehyungie!" Pamitku pada eomma yang tengah sibuk masak didapur.
Setelah mendapat balasan 'ne' dari eomma, aku pun keluar dari rumahku itu.
Menuju rumah alien dari pluto.
"Ah, kupu-kupu tadi!" Ucapku senang melihat seekor kupu-kupu terbang diatasku dan berputar di tubuhku.
Ia hinggap di tanganku, dia benar-benar cantik.
"Kita bertemu lagi!" Ucapku senang.
Dia menggerakan sayapnya, lalu kembali terbang di atas ku.
"Ah, aku harus ke rumah Taehyungie.. mau ikut?" Kata ku sambil berjalan lagi.
Ku kira dia akan pergi, ternyata dia benar-benar mengikutiku.
Ah.. aku punya teman baru..
. . .
Ding dong!
"Annyeong! " Teriak Eunseo pada bocah berambut coklat gelap dihadapannya yang kelihatan tengah memakai headband di hidung ke mulutnya.
"An---ng," ucap Taehyung tidak jelas, sudah Eunseo bilang kalau namja kecil dihadapannya ini memang aneh.
"Dasar kau ini, kau bisa mati kalau begitu!!"teriak Eunseo sambil melepaskan headband yang dipakai Taehyung ditempat yang salah.
"Ada apa kemari Eunnie??" Tanya Taehyung yang sudah bisa berbicara tanpa gangguan headband anehnya itu.
Taehyung senang saat liburan panjang begini, Eunseo datang kerumah nya. Itu alasan mengapa Taehyung meminjam buku pr dan tak mengembalikannya.
Dasar Alien!
"Ah kupu-kupu?!" Kata Taehyung sambil menarik kupu-kupu yang bertengger di telinga Eunseo dengan tenang.
"Ah!! Kau membunuhnya Taehyungie!!" Kata Eunseo kesal, melihat sayap kupu-kupu itu sudah tak berbentuk.
Kupu-kupu itu sekarat.
Karena ulah Taehyung, manusia jadi-jadian itu!
Taehyung menyesal, seharusnya ia tahu kalau kupu-kupu sangat rapuh. Dia juga menyesal melihat Eunseo, teman yang paling disukai oleh nya itu meneteskan air mata, dan secara tak langsung, Taehyung ikut menangis.
"Kembalikan buku ku, pabo," ucap Eunseo terisak.
Tanpa mengeluarkan suaranya, ia segera kekamar nya dan mengambil buku Eunseo.
Saat buku itu sudah ditangan yeoja kecil itu, dia segera pergi meninggalkan Taehyung yang terdiam didepan pintu.
"Eomma..." rengek Taehyung entah pada siapa, karena eommanya tinggal di Daegu bukan di Seoul bersamanya dan appanya.
. . .
"Mianhaeeee... hiks..." isak ku tertahan, bertemu dengan alien itu adalah ide terburuk hari ini.
Aku melihat kupu-kupu cantik itu sudah tak bernyawa, aku sangat sedih dengan kematiannya.
Tadi pagi aku menyelamatkan hidupnya, tapi sore nya dia tetap pergi. Mungkin sudah waktunya.
Melihat wajah Taehyung, dia benar-benar tidak sengaja melakukannya. Tapi tetap saja, kupu-kupu itu tidak bergerak lagi.
Aku menguburkannya sekarang dihalaman rumahku, taman kecil tempat pertama kali aku bertemu dan menyelamatkannya dari semak berduri.
Aku menatap gundukan tanah kecil yang basah oleh air mata ku.
"Semoga kau tenang disana kupu-kupu," ucapku pelan lalu masuk kerumahku.
You flying above me at first and now you flying above to the heaven.
.TBC.
YOU ARE READING
Butterfly ( PJM FF)
FanfictionMain Cast: Jimin BTS as Park Jimin. Eunseo (OC) as Jeon Eunseo. V BTS as Kim Taehyung. etc. Rate: ? Length: Chaptered, each chapter more than 500 words. Genre: Romance, little bit fantasy. etc? Warn: aneh, pokoknya aneh, dibilang aneh juga, ANE...
