Prolog

13 2 2
                                        

Busan,3 April 2004

"Jadi,begitulah ceritanya."

Yerin menutup buku cerita itu dan langsung menyimpannya di sebuah rak buku.

"Yerin eonnie,aku ingin sekali seperti seorang penelope waktu dewasa.Bisakah itu terjadi?"

"Yang benar saja!Itu hanya sebuah dongeng.Mana mungkin terjadi.Ya kan noona?"

Yerin hanya bisa tertawa kecil melihat pertengkaran kedua anak polos itu."Seperti bermusuhan saja" pikirnya."Tapi tidak bisa dipisahkan" pikirnya lagi.

Yerin hanya bisa terus melihat pertengkaran kedua kubu itu.Well,walau dibilang pertengkaran mereka terkesan lucu,bukannya ngeri.

"Eonnie!Lihat Chan oppa!Dia selalu mengatakanku jelek dan tidak secantik Penelope!"

Hana,si anak perempuan yang masih berumur 6 tahun itu mulai menangis dan tampak meminta pembelaan dari Yerin agar Chanyeol,si teman bertengkarnya yang lebih tua 2 tahun darinya berhenti mengejek Hana lagi.

"Hiks...hiks..."

Tangisan Hana makin menjadi.Tampak sekali wajah kesedihan darinya karena ejekan dari Chanyeol.

Chanyeol merasa iba ketika memperhatikan raut wajah Hana akibat dirinya.

Dan akhirnya...

"Ok,ok...Oppa salah.Oppa minta maaf"sesal Chanyeol.

Tangisan Hana mereda dan langsung menatap Chanyeol bingung.

"Hana akan menjadi Penelope yang cantik dan akan mendapatkan Odysseus impiannya.Oppa yakin!"

Chanyeol berkata sambil menyentuh kedua pipi Hana.

Di saat chanyeol mengatakan itu,saat itu jugalah Hana tersenyum lebar mendengarnya.

Sekali lagi,Yerin hanya bisa menatap lekat kedua bocah polos itu.

   Kata orang kisah antara Odysseus dan Penelope hanyalah mitos,

tapi

bisa saja kita menjadikan kisah itu menjadi nyata bukan?


CONTINUE

My Odysseus◾Park ChanyeolStories to obsess over. Discover now