PERHATIAN!!! Event seleksi yang dikerjakan oleh calon member Nocturnals adalah bentuk seleksi kami . Dimohon tidak menghina atau menjelekkan. Kritik dan saran boleh asal tidak menjatuhkan.
Terimakasih.
*****
Karya : blckcat-
"Aku pergi dulu. Cepatlah sembuh." Kudengar suara Elise, Kakak perempuanku, berpamitan. Ia membelai rambutku pelan.
"Sampai jumpa." Jawabku.
Elise mengambil tasnya. Aku bisa mendengar ia mendesah khawatir sebelum akhirnya berjalan keluar kamarku.
Aku menunggu hingga suara bus sekolah Elise menjauh, baru kemudian aku bangun dari kasurku dengan penuh semangat.
Sebenarnya aku hanya berpura-pura sakit agar dapat membolos sekolah. Oh ayolah! Ini adalah tanggal 1 april. Hari yang kutunggu.
It's april fool's day!
Aku akan menyiapkan kejutan untuk Elise dan akan kupastikan kejutanku kali ini akan menjadi sangat luar biasa.
Kalau biasanya aku hanya akan membuat sarapan super asin atau kecoa mainan memenuhi lemari Elise, kini aku ingin mencoba sesuatu yang berbeda. Sesuatu yang spektakuler dan tak terlupakan.
Sambil tertawa dalam hati, aku segera mengambil barang-barang yang sudah kusiapkan. Darah sapi dan rekaman suara adik temanku.
Aku menuliskan kata 'Hi, Elise' didinding kamar Elise dengan darah itu menggunakan tanganku agar terlihat lebih mengerikan. Tak lupa aku membuat kamarnya berantakan lalu menyipratkan darah dilantai.
Kakakku itu sangatlah penakut. Jadi aku yakin rencanaku kali ini akan berjalan dengan mulus.
Ini akan menyenangkan.
Tepat pada jam 2 siang, aku mendengar suara bus sekolah Elise. Aku langsung berlari menuju kamar mandi disamping kamar Elise untuk bersembunyi.
"Bryan? Kau dimana?"
"Bryan?"
Aku tak menjawab. Hingga akhirnya ia menyerah. Terdengar suara langkah kakinya yang mendekat. Elise akan memasuki kamarnya!
Aku sangat bersemangat hingga aku merasakan kedua tanganku berkeringat.
Begitu mendengar Elise memasuki kamarnya, aku langsung keluar dari persembunyianku secara perlahan dan kemudian mengunci kamarnya dari luar.
Klik. Lampu dinyalakan dan..
"Aaaaa!!!"
Hampir saja tawaku terlepas karena mendengar teriakan itu. Ini masih belum seberapa, kakakku.
Aku langsung menyalakan berlari keluar rumah dan menekan tombol untuk mematikan listrik seluruh rumah yang membuat kamar Elise otomatis menjadi gelap.
Elise berteriak lagi. Ia pasti sangat terkejut dengan ini.
Dari bawah jendela kamar Elise, aku menyalakan rekaman itu.
'Hai, Elise.' Suara rekaman itu memulai.
Elise berteriak.
'Hai, Elise.'
Kembali aku mendengar suara teriakannya. Oh tuhan. Ini pasti sangat menakutinya.
'Bermainlah denganku.'
Teriakan Elise terdengar lebih panjang dan keras. Sedangkan aku sudah tak kuasa menahan tawaku. Maafkan aku, El. Sebentar lagi ini akan selesai.
'Bermainlah denganku. Hahaha..'
Rekaman itu diakhiri dengan tawa mengerikan adik temanku. Tak ada lagi teriakan dari Elise saat rekaman itu selesai. Mungkin ia terlalu terkejut untuk merespon lagi.
Aku segera menyalakan listrik kembali dan berlari memasuki rumah. Aku membuka kunci kamar Elise sambil berteriak kencang untuk mengejutkannya, "April mop!"
Bukannya Elise, tapi akulah yang terkejut.
Elise terbaring dilantai kamarnya dengan bersimbah darah. Bukan darah sapi seperti yang kugunakan tadi, ini berbeda. Itu adalah darah Elise!
Dengan panik aku segera menghampiri Elise yang tak bergerak. Aku mengangkat kepalanya dan aku dikejutkan kembali dengan darah segar yang mengucur deras dari kedua telinganya.
"Elise! Bangunlah..." isakku takut. Tanganku kembali berkeringat. Bukan keringat penuh semangat lagi. Aku sanaht ketakutan.
Aku melihat pisau yang tergenggam ditangannya. Pastilah ia menggunakan itu untuk menusuk telinganya sendiri. Elise pasti sangat ketakutan hingga melakukan itu.
"Elise, maafkan aku. Bangunlah.."
Air mata penuh penyesalanku menetes. Tanganku yang gemetar mengguncangkan mayat Elise.
Iya. Saudaraku itu telah kehilangan nyawanya karena aku. Karena april fool yang penuh kebodohan.
Aku, pada akhirnya, berhasil membuat kejutan diawal april yang spektakuler dan tak terlupakan. Benar-benar takkan terlupakan.
YOU ARE READING
Before Nocturnalize
Short StoryKumpulan cerita event seleksi keempat grup Nocturnal Writer and Artworker Community. Event kali ini dengan tema April Mop dan Last Winter.
