Disc : 304th Study Room © Fellycia Huang
Beliebt und Gewöhnlich : Putri Destrian & Apriyani2104
Waring : OOC, typos, alur maju mundur, EYD berantakan, bahasa baku maybe.
-Nilailah karya kami dengan bijak:)-
Happy Reading.
.
.
.
Chap 1-
"Kyaaa~ lihat itu Dhes, bias ku Jiann, Jiannn!!"
"Aku rela jadi lolimu, Junaa! Kyaaa!"
Desyca, gadis 18 tahun yang di panggil Dhes oleh kedua temannya ini hanya memutar mata lelah.
Padahal hanya streaming di youtube. Tapi, hebohnya sama seperti datang kekonsernya
Rieva, dan Irene menyanyi mengikuti lagu yang dinyanyikan pria pira tampan yang sedang tayang dilaptop itu.
Desyca heran dengan kedua temannya ini, apa yang di lihat dari segerombolan pria-pria aneh yang berjoget di atas panggung itu. Mereka hanya tebar pesona dengan gerakan-gerakan yang menurut Desyca hanya membuang buang tenaga.
Lebih baik mereka bermain piano, atau biola yang lebih enak di lihat. Tenang, dan sangat menyejukkan hati. Tidak seperti orang yang mempunyai energi berlebihan menari-nari di atas panggung.
Desyca bangun dari tempat duduknya, pindah kehadapan teman-temannya yang serius menonton dan menyanyi mengikuti lagu yang di keluarkan dari speaker laptop itu sambil menopang dagu.
"Apa secinta itu kalian pada mereka?" tanya Desyca.
"Awas Des, kau menghalangi layarnya!" Kata Irene, dan Rieva bersamaan sambil mendorong Desyca.
Desyca menghela nafas, jengah.
"Iya iya, terserah kalian ingin melototi layar laptop itu sampai bola mata kalian keluarpun aku tidak peduli. Aku ingin keluar sebentar membeli cemilan. Ingin ikut?"
"Tidak." jawab Irene dan Rieva bersamaan, lagi.
Desyca merutuki kata-katanya barusan. Kenapa dia bertanya kalau dia tahu apa jawabannya. Dan juga sejak kapan Irene dan Rieva jadi kompak begitu? Ah, Desyca lupa jika, sudah menyangkut dengan boyband yang sedang naik daun itu mereka selalu kompak.
Dengan memakai piyama dibalut jaket, serta sandal rumah yang lucu Desyca keluar menuju super market dekat rumah.
Siapa yang peduli dengan penampilan malam malam begini kan.
.
.
.
Di satu apartemen yang cukup mewah. Di sinilah tempat para boyband itu tinggal.
Juna, laki laki berbadan pendek seperti anak SD yang sedang tidur tengkurap sambil memaikan gamenya.
Bennedict atau biasa yang di panggil Bejo, laki-laki jangkung blasteran bule yang sedang membaca buku. Bejo juga merangkap sebagai leader di idol grup ini. Laki-laki berbadan tinggi besar idaman wanita.
Reihan, laki-laki berambut gondrong bermata hijau yang sedang sibuk mengotak atik handphonenya. Reihan adalah anak dari walikota Riau. Jadi tidak heran jika dia cukup populer sebelum bergabung dengan Voldemort. Di tambah parasnya yang tampan dan memperlihatkan tampilannya yang badboys.
Dirga, laki laki berkulit putih bersih yang tampan nyaris cantik. Satu-satunya anggota Voldemort yang sedari tadi menggerutu karena lapar.
"Aku lapar, aku lapar, aku lapar!"
"Diamlah, Ga. Kau sudah mengatakan itu berkali-kali sejak tadi." Kata Reihan yang mulai jengah mendengar gerutuan Dirga.
"Ambil saja makanan yang ada di kulkas." suruh Juna cuek tanpa mengalihkan pandangan dari layar PSPnya.
YOU ARE READING
Beliebt und Gewöhnliche
FanfictionHanya sebuah cerita tentang empat laki-laki tampan yang bergabung ke sebuah boyband bernama Voldemort. Dengan satu wanita cuek, dan dua wanita yang tergila gila dengan ketampanan empat laki-laki itu. Apa yang terjadi jika mereka bertemu? Ini hanya c...
