prolog

17 4 1
                                        

Suatu pagi di rumah yang mewah terbangun putri cantik dari tidurnya.
Tring....tring....(bunyi jam beker).
"Hai kau ini apa kau tidak mau bangun,apa kau mau terlambat ?."ucap oppa membangunkan ku
"Sebentar oppa lima menit lagi ,oppa tuh gak tau! aku itu ngantuk berat tau kan aku baru tanding."ucapku melempar bantal ke arah oppa ku
"Ya sudah terserah lah yang penting aku sudah membangunkan mu ya."ucap oppa meninggalkan ku
"Ne"jawab ku dengan nada yg seperti orang yg malas.

Kayaknya aku tertidur terlalu lama deh kok oppa tidak membangunkan ku lagi ya biasanya dia selalu membangunkan ku sampai aku berdiri lalu mandi.

"Hah jam 7 oppaaaaaa..... kenapa kau tidak membangunkanku."teriak ku dari kamar ku bergegas untuk mandi dan kebawah.

Sesampainya di bawah

"Annyeong"ucap ku sambil menguncir rambut ku
"Re hin kenapa kamu? Kamu terlihat sangat capek"ucap luhan oppa kepada ku
"Aiish,biarkan saja hyung dia memang begitu selalu saja terlihat capek padahal dia tidak melakukan apapun"ucap sehun oppa mengejek ku.
"Eh sudah lah,sehun kenapa sih kamu selalu menggangu re hin sudah cepat kalian habiskan makanan kalian lalu berangkat sekolah."ucap eomma
"Luhan oppa apa luhan oppa mau mengantar ku ke sekolah hari ini saja"ucap ku tersenyum manis
"Oke,tapi pulangnya kamu sama sehun ya."ucap luhan oppa mengambil kunci mobil
"Baiklah."ucap ku sedikit kesal karena aku hanya di antar tapi tidak di jemput.

breaking a promiseWhere stories live. Discover now