Attack Sharp

3 1 0
                                        

Disore hari Ratih merasa bosan di rumah sendirian,  dirinya memutuskan untuk keluar rumah untuk melepaskan rasa bosan nya. Sambil berjalan dirinya menerima SMS dari temanya yang bernama Laela.
--SMS--:
Laela : "Ratih ayo datang ke rumahku malam ini akannada acara makan-makan di rumahku datang ya.. "
-----
Ratih sempat berpikir dirinya akan pergi ke rumah Laela atau tidak lantas ada sesuatu yang membuat Ratih merasa bingung yaitu Ayahnya. Di saat Ratih ingin pergi kemanapun harus izin ke Ayahnya,  dan beliau pun tidak selalu mengizinkan Ratih. Ayah Ratih saat ini sedang ada urusan kerjaan di luar kota,  yang membuat dirinya nekat untuk keluar dari rumahnya,  kalau Ibu nya sih selalu izinin asal pergi sesuai tujuan.

Ratih mengambil sepeda montor nya dari garansi dan segera bergegas pergi ke rumahnya Laela.
--Dalam perjalanan--
Tolong... Tolong... Tolong aku...
(terdengar suara di sekitar jalan)
----
Ternyata Ratih melihat seseorang wanita yang sedang di goda preman. Ratih berhenti dari kejauhan lokasi kejadian,  dirinya berpikir harus melakukan apa, sedangkan dirinya tidak bisa bela diri , akan tetapi Ratih nekat untuk menolong wanita itu.Ratih bergegas menggambil payung kecil yang ada di kotak montor dan belari menuju lokasi kejadian.

--Dialog--Ratih : " woy kalian ngapain wanita itu" (sambil hati nya berdetak kencang)Preman : "wah ada santapan baru nih wanita cantik lagi"----Ratih sempat berpikir kalau menyerang mungkin percuma akan kalah , sontak ratih membuka payung nya untu...

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

--Dialog--
Ratih : " woy kalian ngapain wanita itu" (sambil hati nya berdetak kencang)
Preman : "wah ada santapan baru nih wanita cantik lagi"
----
Ratih sempat berpikir kalau menyerang mungkin percuma akan kalah , sontak ratih membuka payung nya untuk melindungi dirinya dan langsung menarik wanita itu pergi untuk ikut bersama nya, walaupun preman mau mengejar Ratih dan wanita itu , ternyata mereka lolos dari sergapan para preman.

Di perjalanan wanita itu mengucapkan banyak terimakasih kepada Ratih karena sudah menolongnya,  mereka berdua tidak bicara lebih, Ratih langsung menanyakan alamat wanita itu supaya bisa mengantarkan ke rumahnya.

Setelah mengantarkan kerumahnya wanita itu,  karena melihat jam sudah pukul 20.00 akhirnya Ratih membatalkan untuk pergi kerumah Laela dirasa sudah terlambat.

Sesampai di rumah Ratih berpikir bahwa dirinya lemah,  tidak kuat, penakut , serasa Ratih ingin memperbaiki dirinya.

-----------------------------------------------------------
Bagaimana kelanjutan nya?  Tetep kepoin bagian 2 nya, mohon ratenya dan follow ya, biar aku semangat nulis cerita nya🤗.

Attack SharpWhere stories live. Discover now