Prolog

6.2K 404 4
                                        

Bagaimana kalau kekasihmu jadi kakak iparmu ? Itu yang terjadi padaku. Hanya karena kakakku sakit-sakitan aku di paksa merelakan kekasihku untuk menikahi kakakku karena kakakku mencintai kekasihku.

Kisah cinta yang rumit. Kisah cinta yang sama sekali tidak pernah terpikir olehku.

Di sini di taman tempat kami selalu bertemu dan menghabiakan waktu, aku dan Rio duduk kaku di kursi taman.

"Maafin aku Din" kata Rio kekasihku yang akan segera menjadi kakak iparku

"Pergi" aku mengepalkan tangaku dalam diam. Sekuat tenaga aku menahan amosiku.

"Aku harap kamu ngerti Din. Maya lebih membutuhkan aku" Rio menunjukkan wajah memelas dan tertekannya. Ini juga tidak mudah untuk Rio aku tahu itu.

Aku hanya marah pada keadaan. Kenapa harus hatiku yang jadi korban. Hanya karena aku sehat apa aku tidak punya hati ?

"Lalu bagaimana denganku ? Apa karena aku sehat aku nggak membutuhkanmu?" Suaraku mulai bergetar

"Dina.." Rio menyebut namaku setengah frustasi.

"Kalau aku juga sakit-sakitan, apa kamu nggak akan ninggalin aku kaya gini?" Air mataku sudah tidak terbendung lagi.

Rio diam tak menjawab. Itu membuatku kecewa. Terlebih saat dia menerima permintaan mama untuk menikahi kakakku.

Bukannya aku tidak sayang pada kakakku. Tapi aku hanya merasa ini tidak adil untukku. Sejak kecil aku tidak pernah protes dengan kasih sayang dan perhatian yang mama dan papa limpahkan pada kak Maya.

Apa karena aku sehat aku harus menahan hatiku? Berpura-pura aku baik-baik saja dan menerima semuanya dengan mudah?

Aku menghembuskan nafasku dalam-dalam. "Pergilah. Kamu akan mati di tanganku kalau tidak membahagiakan Maya"

Aku meninggalkannya tanpa memberi Rio kesempatan menjawab. Aku tidak ingin dia melihatku hancur. Melihat keadaanku yang sama sekali tidak baik-baik saja.

***

Aku mengurung diriku di kamar. Apalagi yang bisa aku lakukan selain menangis ? Aku dan Rio sudah berpacaran selama 8 tahun sejak kami SMA, tapi berakhir mengenaskan seperti ini.

Saat aku mengumumkan aku akan menikah dengan Rio, Maya anfal dan nyaris tidak bisa bertahan. Dalam kondisi tidak sadarnya, Maya terus menyebut nama Rio. Membuat mama mengambil keputusan untuk menikahkan Rio dengan Maya tanpa seijinku.

Mama memohon pada Rio untuk menikahi Maya tanpa berpikir anaknya bukan hanya Maya! Aku juga ada di sini! Aku yang bersama Rio selama ini! Hanya karena aku sehat apa ku harus di anggap tidak ada?!

"Dina" suara Maya terdengar dari balik pintu

Aku tidak menjawabnya.

"Din.." Maya terdengar sedikit frustasi. Ada rasa bersalah dalam suaranya.

"Aku mau tidur" jawabku di balik pintu.

Ingin sekali aku mengobrak-abrik rumah ini. Semua orang bersikap seolah mereka peduli padaku, tapi mereka memberikan segalanya untuk Maya.

Kenapa harus Rio? Kenapa harus Rio yang dicintai Maya ? Aku tidak meminta semua orang berdiri di sampingku. Cukup Rio. Cukup satu orang yang aku jadikan sandaran. Tapi kenapa dia juga harus pergi. KENAPAAA !!!!

A Story About Dina & DylanStories to obsess over. Discover now