Tuan Api Nila

15 0 0
                                        


Ada legenda menyatakan jika kau menemukan api ungu kau akan mendapat kekuatan yang sangat besar. Banyak orang yang mencari api ungu tersebut, namun tak semua dari mereka yang mendapatkanya. Sebagian orang yang memiliki kekuatan tersebut menyebut diri mereka Roh Api. Mereka sangat kuat, hingga semua orang menyegani mereka. Tapi lama-kelamaan mereka menjadi serakah atas kekuatan yang mereka miliki. Mereka membuat kerajaan yang kacau, rakyat ditindas, perbudakan dimana-mana. Tak ada orang yang berani menghentikan para Roh Api. Orang-orang sadar, tak ada yang bisa menghentikan para Roh Api.

Namun tiba-tiba muncul seseorang yang berani menentang mentah-mentah para Roh Api. Dia bernama Vife Therma. Seorang remaja laki-laki yang tiba-tiba datang ke kota Terra-Fla, kota tempat para Roh Api berkuasa.

Sebenarnya tidak Vife saja yang ingin menentang para Roh Api. Ada seorang anak setingkat sekolah menengah atas yang juga menentang para Roh Api. Tapi anak ini tak berbuat secara terlihat karena dia mengerti betapa lemah dirinya. Anak tersebut bernama Exa Alexandrea.

Exa suka menolong orang yang kelaparan dipinggir jalan. Dia selalu membantu mereka meskipun dia sendiri hidup sederhana. Ayahnya seorang petani. Sedang ibunya seorang pedagang. Dia duduk dibangku SMA kelas 1. Anaknya pintar dan suka menolong. Namun entah mengapa semua orang di sekolah menganggap dia sok.

Saat pulang sekolah dia suka memberi sesuatu kepada orang yang membutuhkan saat bertemu dijalan, tapi saat itu dia tidak beruntung. Apa yang dilakukannya terlihat oleh seorang penjaga.

"hey kamu!! Ngapain itu!!" teriak seorang penjaga

"!!!" Exa panik dan langsung lari.

Di kota Terra-Fla terdapat peraturan tidak boleh memberi makan pengemis dan gelandangan. Exa panik dan lari ke hutan. Dia bersembunyi di hutan sampai senja menjelang. Setelah senja datang, dia pulang kerumah. Tapi dia melihat api dari kejauhan. Dia berlari. Perasaanya sangat tidak enak. Saat dia sampai di rumahnnya, yang dia lihat adalah kesedihan. Rumahnnya terbakar, dan terdapat seorang penjaga yang memberi peringatan.

"keluarga ini telah melanggar perjanjian kota dan berhianat, maka inilah hukuman yang pantas bagi mereka, dan bagi siapa saja yang ingin bernasib sama, silahkan melakukan hal yang sama pula.." teriak seorang penjaga.

Exa sangat marah. Hatinya bergejolak. Dia serasa ingin mengamuk. Gelang ditagannya bersinar. Muncul cahaya merah muda terang dari tubuhnya yang terpacar kelangit membentuk garis cahaya. Semua orang panik dan berhamburan. Exa menghancurkan tempat disekitarnya dan melukai siapaun yang ada di hadapannya. Tapi kemudian ada orang yang memukulnya hingga ia pingsan dan membawanya pergi.

Saat Exa bangun dia sudah berada di suatu rumah pohon. Dia melihat ada orang yang sedang melakukan sesuatu.

"s.. siapa kau..?? kenapa aku ada disinni??" Exa memegangi kepalanya.

"aku Vife, kau semalam mengamuk, dan itu membahayakan. Jadi aku membawamu kesini, rumahku, ditengah hutan dimana kau menemukan gelangku. Ternyata dugaanku benar, kau cocok menggunakannya" ujar Vife.

"gelang ini?? (melihat dan menujuk gelang yang dipakainya) Aku menemukannya dan aku bawa pulang saja, jika memang ini milikmu, ini... aku kembalikan.." ucap Exa.

"oh tidak usah, itu cocok untukmu, pakai saja..." tolak Vife.

"terimakasih, ngomong-ngomong kenapa ya, kemarin aku bisa seperti itu??" Exa bingung.

"kau adalah orang terpilih yang mewarisi kekuatan Mystical Explorer" jelas Vife.

"hah?? Apa itu??" Exa bingung.

"kekuatan yang melegenda" jelas Vife.

"oh iya, mungkin kau tau, ada sebuah legenda tentang seseorang yang disebut Lord Violet Fires, apa kau tau dia??" Tanya Exa.

Tuan Api NilaWhere stories live. Discover now