satu

214 16 7
                                        

Yunico Alica sosok penyahir yang sangat cuek, dingin dan pendiam. Semenjak kematian Alicabet, sifat Yunico sangat berubah, dulu dia seorang penyihir yang sangat ceria dan banyak ngomong tetapi sekarang dia begitu murung dan berbicara seperlunya.

Kematian Alicabet gara-gara sosok Serigala putih. Entah penyebab apa sosok Serigala putih yang tiba-tiba menerkam Alicabet dari belakang. Sampai sekarang Yunico alica sangat membenci Serigala Putih atau semacam yang berbau Serigala. Setiap dia ketemu dengan sosok Serigala, gak segan-segan Yunico Alica akan membunuh serigala tersebut.

Sekarang aku tinggal bersama Ayah bisa disebut (Raja Sihir)... Yapss aku adalah keluarga kerajaan Sihir, aku mempunyai Sihir yang langka dan mematikan. Aku pengganti Bunda bisa disebut (Ratu Sihir) yang sudah tak ada lagi untuk selamanya.

Semenjak kematian Alicabet Kerajaan Sihir masih menyimpan dendam dengan Kerajaan Serigala. Hanya satu orang yang sudah tak menyimpan dendam, yaitu Ayah ku sendiri sekaligus Raja Sihir.

"Hentikan dendam ini nak, percuma kita balas dendam ini dengan Kerajaan Serigala. Lagi pula Bunda sudah tenang dialam sana" Ucap Mother Chilton tiba-tiba

Aku yang mendengar suara sang Ayah langsung nengok ke Ayah. Aku masih diam tak menjawab perkataannya, sampai kapan pun tak ada yang mencegah aku untuk belas dendam kepada Kerajaan Serigala!!. Ucap batinku

"Sampai kapan kamu kayak gini?. Kalo Bunda ngeliat kamu kayak gini, Bunda akan kecewa sama kamu"Ucapnya lagi

Aku tak peduli dengan ucapannya aku langsung menghilangkan diriku. Ya setiap Ayah ku selalu ngomong seperti itu aku langsung menghilangkan diriku, aku sudah cape dan bosan dengan ucapannya itu.

Sedangkan Mother Chilton (Sang Raja) mengacak-acak rambut frustasi dan mengeluarkan Sihir apa saja yang membuat barang-barang pecah menjadi berkeping-keping.

"Sayang liat lah anak kita yang tak sopan dengan ku saat aku berbicara dia malah menghilangkan dirinya!!, sampai kapan anak kita akan membalas dendam dengan Kerajaan Serigala!!" Ucap Mother Chilton sambil mengelus foto sang Istri
~~~~

Morgan Ravenwolf salah satu anggota dari serigala putih, tetapi dia bukan bagian anggota serigala putih lebih tepatnya (Raja Serigala).

Saat ini Morgan Ravenwolf sedang memikir bagaimana memberhentikan peperangan ini dengan Kerajaan Sihir. Bukan karena dia takut dengan Kerajaan Sihir, dia sudah muak dengan perang ini tak kunjung berhenti.

"RAVEN!! Kerajaan Sihir membunuh anggota kita lagi!!"Ucap salah satu anggota Serigala

Morga Ravenwolf menggebrak meja dengan keras. "SUDAH CUKUP PEPERANGAN INI!! AKU HARUS MENGHENTIKAN PEPERANGAN INI SEBELUM DIA MEMBUNUH SEMUA SERIGALA!!"Ucap Raven emosi

Raven keluar dari istana Kerajaan dengan tubuh yang sudah berubah total menjadi serigala seutuhnya. Raven berlari kearah pembatasan Kerjaan Serigala dan Kerajaan Sihir, dia melewati pembatasan tersebut dan dia melewati penjaga yang ada di pembatasan tersebut, dia tak peduli akan mati atau tidak, saat ini dia hanya ingin Kerajaannya hidup damai seperti dulu tanpa ada peperangan.

Akhirnya Raven sampai juga di istana Kerajaan Sihir, sangat sulit untuk sampai disini karena banyak penjaga yang menyerang dengan kekuatan sihir yang sangat hebat sampai-sampai Raven kelelahan melawatinya, tapi dia tak akan menyerah begitu saja dia akan melawan satu-persatu penjaga istana Sihir ini.

Mother Chilton yang mendengar dari salah satu anggota Sihir yang akan membawakan kabar kalo Raja Serigala melewati pembatasannya dan melawan anggota Sihir satu-persatu dan akhirnya Raja Serigala sudah berada didepan istana.

Raven menggeram emosi sampe-sampe ia mengaung dengan sangat keras dan mencabik-cabik anggota sihir yang sudah mencegah ia masuk kedalam istina Sihir.

"BERHENTI!! ADA PERLU APA KAU DATANG KESINI!!"Ucap Mother Chilton sambil menatap Revan sinis

Revan terseyum sinis kepada anggota Sihir yang ia menyerang dengan bertubi-tubi. "HENTIKAN PEPERANGAN INI!! APA KAU BELUM CUKUP MEMBUNUH ANGGOTA SERIGALA KU!!" Ucap Revan dengan nada yang mengerikan

Revan langsung pergi dari istana Sihir tersebut sebelum bener-bener pergi Mother Chilton sudah menahan tubuh Revan yang kekar dengan kekutan sihirnya, Revan menggeram kesel saat tubuhnya ditahan dengan Mother Chilton.

"LEPASKAN SIHIRMU DARI TUBUHKU SEKARANG JUGA!!"Ucap Revan

√•√•√•√

Hallo guyss ini cerita aku yang kedua, semoga kalian suka ya dengan cerita aku ini. Kalo suka vote nya lah terus kalo ada kesalahan comment aja.

Salam damai dari aku ;);)

Magic & MoonlightStories to obsess over. Discover now