" hidupku bagaikan rumus cotangen, jelas-jelas ada yang disamping tapi aku malah mengejar yang di depan yang tidak pernah menengok kebelakang bahkan untuk sekedar melihatku"
Kata orang kisah cinta masa sma itu indah, tapi yang ku rasa begitu rumit.
Kata orang kita gak boleh suka orang sesuka-sukanya ntar yang ada malah jadi benci.
Kata orang kita gak boleh benci orang sebenci-bencinya ntar malah sebaliknya.
Aku mengejarnya, mencoba untuk mendapatkannya tapi dia pun ikut berlari. Berlari sejauh mungkin hingga aku tak dapat mengejarnya.
Namun ada orang yang selalu setia disampingku, menungguku hingga aku capek berlari dan akhirnya ia memberikan seluruh perhatiannya. Mencoba untuk membuatku merasa nyaman, hingga aku memutuskan untuk berhenti berlari dan berjalan bersamanya.
Meskipun ia selalu ada disamping tapi aku selalu berusaha untuk berlari secepat mungkin agar dia jauh dibelakang. Karena sebaik apapun dia, aku tetap tidak bisa memberikan hatiku kepadanya.
Dia semakin jauh, meninggalkan ku dibelakang. Karma?. Mungkin iya, karena aku juga berlari menjauh dari orang yang selalu berada disamping ku.
Ini kisahku, kisah yang tidak akan pernah terlupakan olehku. Kisah cinta yang bagaikan rumus perbandingan trigonometri. Kisah yang membuatku terjatuh namun kisah ini juga yang bakalan membuatku bangkit.
***
Tbc
Sorry kalo ceritanya gaje, gk nyambung, dan typo berhamburan.
ESTÁS LEYENDO
Trigonometri
Novela JuvenilAku mengejarnya, mencoba untuk mendapatkannya tapi dia pun ikut berlari. Berlari sejauh mungkin hingga aku tak dapat mengejarnya. Namun ada orang yang selalu setia disampingku, menungguku hingga aku capek berlari dan akhirnya ia memberikan seluruh p...
